Rano Karno Dorong Pencari Kerja Jakarta Manfaatkan Peluang di Pasar Global

2026-01-11 03:47:33
Rano Karno Dorong Pencari Kerja Jakarta Manfaatkan Peluang di Pasar Global
JAKARTA, — Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mendorong para pencari kerja di Jakarta untuk berani memanfaatkan peluang kerja di pasar global.Menurut dia, kesempatan bekerja di luar negeri kini lebih terbuka dibandingkan di dalam negeri, sehingga pencari kerja harus siap bersaing secara internasional."Marilah kita buka pola pikir kita. 'Job' (pekerjaan) ini adalah sangat terbuka. Bukan hanya di Jakarta, bukan hanya di Indonesia, tapi kesempatan bekerja di luar negeri itu jauh lebih besar daripada di negeri kita sendiri," ujar Rano saat membuka Jakarta Jobfest 2025 di Balai Kartini, Kamis .Dia bahkan menyinggung penggunaan istilah "job fair" yang selalu digunakan dalam bursa kerja di Jakarta.Baca juga: Siap-siap, Pemprov DKI Buka 1.000 Lowongan untuk Sopir Transjakarta"Kalau kita maknai, job fair, 'job' itu kan bukan bahasa kita. Artinya, kita harus mencari peluang kerja di internasional juga," kata dia.Rano menekankan, para pencari kerja harus yakin bahwa lapangan pekerjaan tidak hanya tersedia di Jakarta atau Indonesia, melainkan juga di luar negeri. Rano pun menyinggung salah satu peluang kerja terbesar bagi tenaga kerja Indonesia ada di Jepang."Kemarin itu kami dikunjungi pihak Jepang, katanya ternyata Jepang itu membutuhkan 750.000 tenaga kerja setiap tahunnya," ucapnya.Kebutuhan tenaga kerja tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari caregiver, industri, hospitality, hingga sopir bus atau truk.Rano menambahkan, Jepang saat ini sangat membutuhkan sopir bus transportasi, pariwisata, hingga truk, karena tenaga kerja di negara itu didominasi oleh usia tua.Meskipun peluangnya besar, Rano mengakui salah satu kendala utama yang menghambat tenaga kerja Indonesia adalah kemampuan bahasa asing."Sebetulnya anak-anak kita sudah siap buat bekerja, cuman problem usaha pertama adalah bahasa. Kendala di kita, kita tidak pernah mempersiapkan bahasa sejak awal," sambungnya.Baca juga: Jakarta Job Festival 2025 Digelar Hari Ini, Simak Cara RegistrasinyaSebagai solusi, Rano telah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk menambahkan pelajaran bahasa asing ke dalam kurikulum, termasuk di sekolah kejuruan seperti teknik, kesehatan, dan keperawatan."Karena itu saya sudah perintahkan Kepala Dinas Pendidikan untuk menambahkan bahasa asing di setiap SMK kita, di setiap sekolah perawatan, di setiap sekolah kesehatan," jelas Rano.Mulai tahun depan, bahasa asing seperti Jepang, Inggris, Mandarin, dan Arab akan masuk sebagai pilihan mata pelajaran, sebagai persiapan bagi tenaga kerja muda Indonesia untuk bekerja di luar negeri."Untuk apa? Mempersiapkan mereka menjadi pekerja ke luar negeri, ini harus kami siapkan mulai sekarang," ujarnya.


(prf/ega)

Berita Lainnya