Usai Lantai 2 Ambruk, Pembelajaran di Sekolah Alam Purwokerto Diliburkan Sementara

2026-01-12 04:27:36
Usai Lantai 2 Ambruk, Pembelajaran di Sekolah Alam Purwokerto Diliburkan Sementara
PURWOKERTO, - Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Alam Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diliburkan sementara waktu setelah insiden ambruknya lantai dua pada Selasa sore.Kejadian tersebut berlangsung saat para guru dan karyawan merayakan Hari Guru.Manajer Pendidikan dan Operasional Sekolah Alam Purwokerto, Larasati Dwi Anggita, mengungkapkan bahwa para siswa diliburkan sehari setelah insiden, mulai Rabu hingga Jumat .Baca juga: 24 Guru dan Karyawan Sekolah Alam Purwokerto Dirawat Usai Lantai Dua Ambruk, Begini Kondisinya"Setelah kejadian itu kami meliburkan anak-anak. Kami informasikan di grup orangtua, anak-anak belajar di rumah bersama dengan orangtua sampai hari Jumat besok, karena kami lima hari sekolah," kata Larasati saat ditemui pada Kamis .Kegiatan belajar mengajar dijadwalkan akan kembali dilaksanakan mulai Senin pekan depan.Namun, kegiatan pembelajaran sementara waktu akan dipindahkan ke Kampus 1 (Sekolah Alam Baturraden)."Hari Senin pembelajaran di kampus 1 dulu. Di sini clear area karena masih dipasang garis polisi," ujarnya.Lebih lanjut, Larasati menjelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar akan dibantu oleh relawan dari luar, mengingat sebagian guru masih menjalani perawatan di rumah sakit."Guru-guru harus recovery karena habis operasi, nanti akan ada guru relawan dari sekolah alam lain," jelasnya.Di Sekolah Alam Purwokerto, terdapat sekitar 40 siswa yang terdiri dari tingkat SMP, SMA, dan anak berkebutuhan khusus."Di sini untuk tingkat SMP, SMA dan sekolah kemandirian untuk anak-anak berkebutuhan khusus, karena ini PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat). Sedangkan di kampus 1 itu sekolah formal untuk TK dan SD," tambah Larasati.Baca juga: Update Kondisi Guru Sekolah Alam Purwokerto yang Luka-luka akibat Lantai 2 AmbrukSebelumnya, insiden ambruknya lantai dua yang terbuat dari kayu tersebut terjadi saat para guru berencana berfoto bersama setelah acara peringatan Hari Guru.Akibat kejadian ini, 24 guru dan karyawan yang berada di lantai dua terjatuh dan mengalami luka-luka.Hingga kemarin, 12 guru dan karyawan masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara yang lainnya menjalani rawat jalan.


(prf/ega)