Bali Sepi Wisman Jelang Natal dan Tahun Baru, Sopir Pariwisata: Saya Jarang Dapat Tamu...

2026-01-11 22:43:21
Bali Sepi Wisman Jelang Natal dan Tahun Baru, Sopir Pariwisata: Saya Jarang Dapat Tamu...
DENPASAR, - Para pelaku pariwisata di Bali mengeluhkan sepinya kedatangan wisatawan, khususnya dari mancanegara, menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).Kondisi ini berbeda drastis dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya dipadati turis."Benar, sepi sekali. Saya jarang dapat keluar (mengantar tamu) juga," ungkap salah seorang sopir pariwisata bernama Wayan, Senin .Ia menambahkan bahwa rekan-rekannya sesama pekerja di sektor transportasi juga merasakan hal serupa.Baca juga: Libur Nataru, Pantai Bali 2 Indramayu Siapkan Wahana Baru Mandi SaljuMeskipun demikian, Wayan tetap bersyukur karena masih bisa mengantar warga lokal yang melakukan Tirta Yatra. '"Saya pegang mobil besar (minibus). Jadi sesekali bisa jalan nganter pemedek (umat Hindu) mau Tirta Yatra," ujarnya.Senada dengan Wayan, pengelola tur and travel yang juga seorang pemandu wisata, Komang, menyatakan perlunya adaptasi di tengah perubahan industri pariwisata."Tapi sebagai pramuwisata seperti saya harus ada opsi-opsi yang dilakukan untuk kelangsungan hidup. Karena saat ini pergerakan tourism industry sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya," kata Komang.Baca juga: Pengelola Tol Bali Antisipasi Kepadatan Kendaraan Saat Nataru, Diprediksi Naik 9,48 PersenKomang menduga penurunan jumlah wisatawan tahun ini disebabkan oleh perhelatan SEA Games di Thailand yang bersamaan dengan periode Nataru, sehingga banyak turis memilih destinasi tersebut."Kedatangan tamu sih menurun. Karena di Thailand kan ada SEA Games bertepatan sama Nataru. Jadi kebanyakan ke sana," jelasnya.DOK.Pemprov Bali Gubernur Bali Wayan Koster saat membacakan surat pemberitahuan resmi bernomor T.00.600.4.15/60957/Setda.Pernyataan tersebut sejalan dengan pengakuan Gubernur Bali, I Wayan Koster, yang mengakui adanya penurunan jumlah wisatawan mancanegara.Menurut Koster, biasanya kedatangan harian wisatawan asing mencapai 20 ribu orang, namun saat ini berkisar antara 11 ribu hingga 16 ribu.Baca juga: Koster Akui Kunjungan Wisman di Bali Menurun, Apa Penyebabnya? "Mancanegara, hariannya ya, sekarang agak menurun. Dari periode September - Oktober, terjadi penurunan ya. Sekarang hariannya, 11 ribu sampai 16 ribu," ujar Koster di Denpasar, Jumat .Kekhawatiran akan banjir juga disebut menjadi salah satu faktor penyebab pembatalan pemesanan vila.Anggota Bali Villa Rental and Management Association (BVRMA) melaporkan adanya pembatalan hingga 15 persen menjelang Nataru.Tingkat okupansi vila anggota BVRMA pun diprediksi hanya berkisar 55 hingga 60 persen.


(prf/ega)