BENGKULU, – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memimpin gerakan penebangan pohon kelapa sawit milik perusahaan perkebunan yang berada di bantaran sungai sebagai bagian dari upaya menjadikan Bengkulu sebagai wilayah konservasi hutan.Kegiatan tersebut dilakukan bersama Wakil Gubernur Bengkulu Mian, Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).Selain penebangan sawit, rombongan juga melakukan penanaman sebanyak 49.280 bibit pohon di bantaran Sungai Lemau, Kabupaten Bengkulu Tengah, Selasa .Helmi Hasan menegaskan, Pemerintah Provinsi Bengkulu meminta perusahaan perkebunan, yakni PT Bio Bengkulu Tengah, menebangi tanaman sawit yang berada di sekitar bantaran sungai.“Jadi, area bantaran sungai hingga radius 50 meter ke arah jalan tidak boleh ditanami sawit. Kita sudah sepakat, kecuali tanaman seperti bambu yang justru dianjurkan. Alhamdulillah, PT Bio sudah menyetujui hal ini,” ujar Helmi Hasan dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Selasa .Baca juga: Jadi Perhatian Dedi Mulyadi, Kebun Sawit di Bukit Cigobang Cirebon Tak BerizinIa menyebut, kebijakan tersebut menjadi komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelestarian lingkungan.Penanaman puluhan ribu bibit pohon dilakukan secara serentak sebagai bagian dari gerakan konservasi hutan berkelanjutan di Bengkulu.Helmi Hasan berharap langkah ini mampu mencegah kerusakan daerah aliran sungai sekaligus memperkuat fungsi ekologis kawasan hutan.Selain itu, Helmi Hasan mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi kawasan hutan dan daerah aliran sungai. Ia meminta warga melaporkan jika menemukan penanaman sawit di kawasan terlarang.“Nanti kita minta, setiap minggu, Pak Wakil Gubernur ikut mengamati langsung ke lapangan agar tidak ada daerah yang tidak direklamasi. Kami membuka laporan dari masyarakat, LSM, dan mahasiswa. Informasi bisa disampaikan langsung kepada saya melalui media sosial atau laporan langsung jika ada penebangan hutan,” jelasnya.Sementara itu, Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto menyatakan komitmennya mendukung gerakan tersebut melalui pengawasan rutin di lapangan.“Kami akan terus melakukan pengawasan secara berkala di lapangan dan berupaya memastikan bibit pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik,” pungkas Rachmat.
(prf/ega)
Gubernur Bengkulu Tebang Pohon Sawit Milik Perusahaan yang Masuk di Bantaran Sungai
2026-01-11 22:41:21
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:14
| 2026-01-11 22:12
| 2026-01-11 22:12
| 2026-01-11 22:07
| 2026-01-11 20:43










































