Resahnya Warga Sebab Taman Daan Mogot Jadi Prostitusi Sesama Pria

2026-01-14 06:30:53
Resahnya Warga Sebab Taman Daan Mogot Jadi Prostitusi Sesama Pria
Warga merasa resah karena Taman Daan Mogot, Jakarta Barat, diduga menjadi tempat prostitusi sesama jenis pada malam hari. Dia pun meminta agar taman itu ditata ulang dan dijaga Satpol PP.Dirangkum detikcom, Sabtu (22/11/2025), terungkapnya Taman Daan Mogot diduga menjadi tempat prostitusi sesama jenis berawal dari Satpol PP Jakbar yang melakukan patroli. Pada Jumat (14/11) malam, Satpol PP mengamankan dua pria yang tengah 'asik nongkrong' di area taman tersebut.Pemantauan dari patroli tim Satpol PP itu juga selaras dengan keterangan pedagang di sekitar lokasi. Para pedagang mengaku sering melihat pria-pria berdandan feminin datang ke area dalam taman menjelang tengah malam.Kasatpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan menyebut hasil patroli anggotanya menguatkan praktik asusila sesama jenis yang terjadi di Taman Daan Mogot."Benar adanya kegiatan asusila yang dilakukan pasangan sesama jenis laki-laki di Taman Daan Mogot, Jalan Daan Mogot Km 11," kata Satriadi kepada wartawan, Senin (17/11).Praktik prostitusi sesama jenis di Taman Daan Mogot itu membuat warga sekitar taman merasa rasah. Keresahan itu diungkap warga bernama Acong (60). Dia kerap melihat gerombolan pria datang larut malam ke area taman."Iya, kita mah ngiranya mancing atau cuma nongkrong biasa. Ternyata lagi begituan," kata Acong saat ditemui di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Sabtu (22/11/2025). Meski tidak pernah melihat langsung aktivitas asusila tersebut, Acong menyebut beberapa tanda mencurigakan sempat ditemukan, seperti bekas bungkus alat kontrasepsi hingga sampah bungkus rokok."Pernah ada yang nemu bekas kondom di sana, beberapa kali. Sekarang mah sudah dibersihin sama orang dinas taman," ucapnya.Menurutnya, aktivitas itu sudah terjadi sejak lama dan biasa berlangsung pada rentang pukul 22.00 hingga 00.00 WIB di bawah pohon rindang. Ia mengungkapkan kekhawatirannya karena aktivitas tersebut berlangsung di ruang publik dan dilakukan oleh orang-orang yang tampaknya masih sangat muda."Dulu mah tiap hari ada aja. Datang gerombolan bawa motor atau mobil. Kan sebelum dipangkas, pohonnya masih rindang dan gelap, jadi mereka leluasa," ucap Acong."Pernah kita samperin. Nanya, 'ngapain di sini? Udah malam' Muka-mukanya masih kecil-kecil, muda-muda semua," tambahnya.Namun situasi mulai berubah, kata Acong, setelah Dinas Pertamanan melakukan pemangkasan pohon dan menambah lampu penerangan di area taman. Patroli rutin Satpol PP juga membuat kondisi lebih kondusif."Sekarang mah nggak ada yang begituan. Satpol PP tiap malam jagain. Lampu juga baru dipasang, jadi terang," jelasnya.Lebih lanjut, Acong minta Pemprov DKI Jakarta melakukan penataan ulang dan memperketat pengawasan di Taman Daan Mogot. Hal itu perlu dilakukan untuk mencegah kembali munculnya dugaan prostitusi sesama jenis di area tersebut."Warga maunya taman kan dipakai sesuai fungsinya aja lah, buat olahraga, mancing kek kan deket kali. Setidaknya dibagusin dan penting buat dikasih penjagaan kayak Satpol PP," ujarnya.Acong berharap penataan ulang berkelanjutan nantinya dapat membuat Taman Daan Mogot kembali menjadi ruang publik yang layak dan bebas dari aktivitas negatif."Meskipun taman cuma di pinggir jalan raya, tapi kalau rapi, bersih, terang kan enak juga ya diliatnya. Otomatis orang-orang begitu kan nggak berani main di situ juga," imbuhnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-14 06:51