Bantah Perekonomian RI Rapuh dan Kehabisan Tenaga, Airlangga Beberkan Buktinya

2026-01-16 05:52:41
Bantah Perekonomian RI Rapuh dan Kehabisan Tenaga, Airlangga Beberkan Buktinya
JAKARTA, - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membantah pernyataan ekonom yang menyebut perekonomian Indonesia rapuh dan kehabisan tenaga. Menurutnya, perekonomian Indonesia masih solid. Bahkan pertumbuhan ekonomi nasional menempati posisi ketiga di antara negara G20. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi RI Kuartal III 2025 sebesar 5,04 persen. Realisasi ini lebih tinggi dari dua negara G20 yakni China dan Korea Selatan yang masing-masing sebesar 4,8 persen dan 1,7 persen. "Indonesia ekonomi masih solid, di antara G20 kita nomor tiga," kata Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu . Baca juga: BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Bisa Tembus 5,4 Persen, Apa Pendorongnya? Menurutnya, ekonomi pada Kuartal III 2025 lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tumbuh 4,95 persen. Meski dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar 5,12 persen, pertumbuhan ekonomi Kuartal III mengalami penurunan. "Dengan angka yang 5,04 persen itu berarti kita bisa menjaga di level 5 persen," kata Airlangga. Baca juga: Ekonom Soroti Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal III 2025, Ada Apa? Airlangga juga optimistis target pertumbuhan ekonomi 2025 sebesar 5,2 persen bakal tercapai. Meski pertumbuhan ekonomi kuartal I hingga III masih di bawah target, ekonomi masih berpeluang tumbuh lebih cepat di akhir tahun dengan momen libur Natal dan Tahun Baru pada akhir tahun nanti. Pemerintah juga menjaga daya beli masyarakat lewat bantuan sosial dan stimulus ekonomi. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan senilai Rp 130 triliun untuk mendorong permintaan dan investasi di sektor perumahan. "On track, kita optimis Kuartal IV bisa naik," tukasnya. Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2025 5,04 Persen, Ekonom: Terlalu Optimistis Sebelumnya, Ekonom dari Universitas Andalas Syafruddin Karimi menilai pertumbuhan ekonomi nasional mulai kehabisan tenaga. Sebab pertumbuhan ekonomi Kuartal III lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi Kuartal II 2025. Bahkan secara kuartalan, pertumbuhan ekonomi Kuartal III 2025 hanya 1,43 persen, merosot cukup dalam dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 4,04 persen. "Ini menandakan dorongan yang rapuh di tengah gejolak eksternal dan domestik," ujarnya kepada media, Rabu.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-16 03:37