Hasil Al Nassr Vs Al Khaleej 4-1: Gol Salto Cristiano Ronaldo

2026-01-15 18:31:56
Hasil Al Nassr Vs Al Khaleej 4-1: Gol Salto Cristiano Ronaldo
- Cristiano Ronaldo mengemas gol ke-954 dalam karier dengan cara istimewa. Tendangan saltonya membawa Al Nassr menang 4-1 atas Al Khaleej.Al Nassr yang dibela megabintang Cristiano Ronaldo masih tak terbendung di Saudi Pro League, kompetisi kasta teratas Liga Arab Saudi, musim 2025-2026.Laga pekan kesembilan Saudi Pro League Al Nassr vs Al Khaleej di Al Awwal Park, Minggu atau Senin dini hari WIB tuntas dengan skor 4-1 buat kubu tuan rumah.Pesta gol Al Nassr ke gawang Al Khaleej ditutup oleh Cristiano Ronaldo dengan aksi spektakuler.Baca juga: Cerita Bahagia Tukang Cukur Potong Rambut Beckham hingga RonaldoCristiano Ronaldo mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+6 melalui aksi tembakan akrobatik.Tendangan salto Cristiano Ronaldo mengarah ke pojok kanan gawang Al Khaleej.Ini adalah gol ke-954 di sepanjang karier profesional Cristiano Ronaldo di level klub maupun tim nasional. Ia kini tinggal butuh 46 gol lagi untuk mewujudkan mimpi 1.000 gol.Al Nassr pun menutup laga dengan kemenangan 4-1 dan menjaga rekor sempurna di Saudi Pro League musim ini.Baca juga: Cristiano Ronaldo Bertemu Donald Trump, Bahas Perdamaian Dunia?Sebelum Ronaldo masuk papan skor, Al Nassr memimpin berkat gol Joao Felix (39'), Wesley (42'), dan Sadio Mane (77').Sementara itu, satu-satunya balasan dari Al Khaleej diproduksi oleh Murad Al Hawsawi (47').AFP/FAYEZ NURELDINE Cristiano Ronaldo merayakan gol dalam pertandingan sepak bola Liga Arab Saudi antara Al Nassr vs Al Riyadh SC di Al Awwal Park di Riyadh pada 20 September 2025. (Foto oleh Fayez NURELDINE / AFP)Berkat kemenangan atas Al Khaleej, Al Nassr yang dikapteni Cristiano Ronaldo masih kokoh di puncak klasemen Liga Arab Saudi 2025-2026.Al Nassr menyapu bersih sembilan pekan awal Saudi Pro League dengan kemenangan. Tim asuhan Jorge Jesus menuai 27 poin.Al Hilal asuhan Simone Inzaghi jadi tim yang paling dekat dengan Al Nassr. Mereka menempati peringkat kedua klasemen Liga Arab Saudi dengan torehan 23 angka.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Balai Gakkumhut Wilayah Jabalnusra telah melakukan penelusuran lapangan pada Minggu, 25 Oktober 2025. Titik yang diduga tambang ilegal berada di Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, sekitar 11 km (±30 menit) dari Sirkuit Mandalika. Verifikasi awal menunjukkan tambang rakyat di APL ±4 hektare yang berbatasan dengan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Prabu.Ekspansi sawit memperlihatkan bentuk lain dari keyakinan berlebihan manusia. Sawit dijanjikan sebagai motor ekonomi baru tetapi kita jarang bertanya mengapa keberhasilan ekonomi harus selalu diukur dengan skala penguasaan lahan.Dengan mengganti keanekaragaman hutan menjadi monokultur sawit manusia sedang menghapus ingatan ekologis bumi. Kita menciptakan ruang yang tampak hijau tetapi sebenarnya mati secara biologis. Daun daun sawit yang tampak subur menutupi kenyataan bahwa di bawahnya berkurang kehidupan tanah yang dulu kaya mikroorganisme.Kita menggantikan keindahan struktur alam dengan pola bisnis yang mengabaikan kerumitan ekologis. Sebuah bentuk kesombongan manusia yang percaya bahwa alam akan selalu menyesuaikan diri tanpa batas.Tambang adalah babak lain dari cerita yang sama tetapi dengan luka yang lebih dalam. Kawasan tambang yang menganga seperti tubuh bumi yang dipaksa menyerahkan organ vitalnya bukan karena kebutuhan manusia tetapi karena ketamakan ekonomi. Kita menukar keindahan hutan tropis dengan bongkahan mineral yang akan habis dalam beberapa tahun.Kita merusak sungai yang mensuplai kehidupan masyarakat setempat demi bahan baku industri global. Namun politik pembangunan sering memandang aktivitas tambang sebagai harga yang wajar untuk kemajuan nasional. Dalam kenyataan sesungguhnya tambang meninggalkan ruang kosong yang tidak bisa sepenuhnya pulih bahkan setelah beberapa generasi.Baca juga: Mengapa Perkebunan Sawit Merusak Lingkungan?Inilah ironi dari proyek kemajuan yang terlalu yakin pada dirinya sendiri. Ia lupa bahwa bumi memiliki daya dukung yang terbatas dan bahwa setiap luka ekologis akan kembali menghantam manusia. Jika kita melihat seluruh fenomena ini dengan lensa filsafat sains maka krisis lingkungan Indonesia bukan semata masalah teknis tetapi masalah epistemologis.Kita salah memahami posisi kita dalam alam. Kita bertindak seolah lebih tahu daripada alam sendiri. Kita percaya bahwa teknologi mampu mengatasi semua masalah padahal teknologi hanya memberikan solusi pada sebagian kecil dari apa yang kita rusak.

| 2026-01-15 17:44