Cerita Dramatis Meninggalnya Pujo Saat Lari di Siksorogo 2025

2026-01-11 22:24:50
Cerita Dramatis Meninggalnya Pujo Saat Lari di Siksorogo 2025
KARANGANYAR, - Pujo Buntoro (55), seorang PNS Kementerian Agama (Kemenag), meninggal dunia saat mengikuti event lari Siksorogo Lawu Ultra 2025. Peristiwa itu disaksikan langsung oleh istrinya, Asih.Fakta tersebut diungkapkan Dewan Pembina Siksorogo Lawu Ultra 2025, Tony Harmoko, setelah melayat ke rumah duka di Tegal Winangun RT 02/RW 13 Tegal Gedhe, Karanganyar.Menurut Tony, Pujo mengikuti lomba lari bersama istrinya. Keduanya terlihat dalam kondisi fit dan bugar saat berada di garis start."Saat start kondisi itu bugar fit. Karena saya ketemu dengan Pak Pujo dan Mbak Asih sama istrinya. Istrinya kan di dekatnya kan memang berdua," ujar Tony.Baca juga: Dari Kram hingga Ambruk, Detik-Detik Gugurnya Dua Pelari di Siksorogo Lawu Ultra 2025Tony menjelaskan, memasuki Km 7, Pujo mulai menunjukkan kelelahan saat rute menanjak. Istrinya terus memberikan semangat di sisi jalur."Namun saat memasuki Km 8 Pujo pingsan. Nafasnya sudah mulai tidak teratur. Pingsan," jelas Tony.Tim medis yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama, termasuk pemberian oksigen."Sudah mulai membaik waktu di Km 8. Kami sudah semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik. Tetapi Tuhan berkehendak lain," kata Tony.Pihak keluarga saat ini belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut.Jenazah Pujo telah dimakamkan di astana keluarga Keprabon RT 4/RW 4 Karangpandan, Karanganyar.Sementara itu, Direktur Acara Siksorogo, Rahmat Septiyanto, memastikan pihak panitia akan melakukan evaluasi. Ke depannya, jumlah tenaga medis dan tim evakuasi akan ditambah untuk meningkatkan keselamatan peserta."Karena tahun ini sebenarnya kami sudah banyak sekali. Kebetulan pesertanya yang lebih banyak," tutup Rahmat.


(prf/ega)