7 Fakta Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans: Sopir Cadangan hingga Bus Tak Laik Jalan

2026-01-12 04:57:17
7 Fakta Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans: Sopir Cadangan hingga Bus Tak Laik Jalan
- Kecelakaan lalu lintas terjadi di simpang susun Exit Tol Krapyak Semarang Jawa Tengah, pada Senin sekitar pukul 00.30 WIB.Sebuah bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV yang mengangkut 34 penumpang dari Jatiasih, Jakarta, menuju Yogyakarta, mengalami kecelakaan tunggal.Bus tersebut diduga kehilangan kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi, hingga menghantam pembatas jalan dan kemudian terguling.Sebagaimana diberitakan Kompas.com, Senin , Kepala Kantor SAR Semarang Budiono, menyatakan tim gabungan yang terdiri dari SAR, Polri, Jasa Marga, PMI, serta unsur terkait lainnya segera dikerahkan ke lokasi dan berhasil mengevakuasi seluruh korban dari dalam kendaraan.Lantas, apa saja fakta yang telah diketahui terkait kecelakaan bus PO Cahaya Trans dini hari tadi?Baca juga: Kronologi dan Dugaan Penyebab Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans di Tol Krapyak SemarangDok. Jasa Marga Kecelakaan fatal bus di Tol KrapyakKecelakaan bus PO Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak, Semarang, menyisakan duka mendalam sekaligus berbagai temuan penting di lapangan.Berikut adalah rangkuman fakta-fakta utama yang mengemuka dari insiden maut tersebut:Baca juga: 6 Fakta Kecelakaan Tol Cipularang: 9 Kendaraan Terlibat, 1 Orang Tewas, Dugaan PenyebabKepala Kantor SAR Semarang Budiono menyampaikan bahwa seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans berhasil dievakuasi oleh tim gabungan yang melibatkan unsur SAR, kepolisian, Jasa Marga, PMI, serta instansi terkait lainnya.Dari peristiwa tersebut, 15 penumpang dinyatakan meninggal dunia, sementara 19 orang lainnya mengalami luka-luka.Korban yang selamat segera dirujuk ke sejumlah rumah sakit di Kota Semarang, di antaranya RS Panti Wilasa, RS Columbia Asia, RSUD dr. Adhyatma, dan RS Tugu Semarang, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.Sementara itu, informasi lanjutan melaporkan bahwa korban meninggal bertambahy menjadi 16 orang.Dikutip dari Kompas.com, Senin , AKBP Christopher Adhikara Lebang, selaku Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Tengah, membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut dan menyatakan jumlah korban jiwa mencapai 16 orang.Penanganan perkara kini berada di bawah Polrestabes Semarang, sementara rangkaian peristiwa serta penyebab kecelakaan masih dalam proses pendalaman oleh penyidik.Baca juga: Cerita Satu-satunya Korban Selamat dari Kecelakaan Bus Umrah dari Makkah ke MadinahHingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.


(prf/ega)