LEMBATA, - Seorang pekerja migran non prosedural atau ilegal asal Desa Bao Lali Duli, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal dunia di Malaysia.Jenazah tiba di pelabuhan Lewoleba, Kabupaten Lembata, pada Senin ."Pekerja migran yang meninggal bernama Lambertus Kopong (57). Ini pekerja migran non prosedural," ujar Kepala Dinas Nakertrans Lembata, Rafael Betekenen saat dihubungi, Senin.Rafael menjelaskan, berdasarkan surat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Lambertus meninggal pada 8 Desember 2025.Baca juga: Hilang Selama 20 Tahun di Malaysia, Pekerja Migran Asal Temanggung Akhirnya DitemukanMenurut Rafael, jenazah Lambertus diterbangkan dari Kuala Lumpur menuju Jakarta pada 9 Desember 2025.Selanjutnya, dari Jakarta menuju Kupang pada 13 Desember 2025, dengan pesawat Garuda GA 456.Pemulangan lanjutan dari Kupang menuju Waibalun, Flores Timur, dilakukan dengan kapal Ferry ASDP Larantuka pada 14 Desember 2025.Kemudian, dari Flores Timur menuju Lembata dengan menggunakan perahu motor yang telah disiapkan oleh pihak keluarga."Jenazah tiba tadi di Pelabuhan Lewoleba dan langsung diantar menuju kampung halaman untuk disemayamkan," kata Rafael.Dia mengungkapkan, penyebab kematian Lambertus karena penyakit kanker paru-paru, kencing manis dan darah tinggi.Menurut Rafael, terhadap jenazah tidak dilakukan otopsi sebelum dipulangkan.Baca juga: Pekerja Migran Asal Magetan Tewas di Malaysia, Pemulangan Jenazahnya Difasilitasi Sesama Pekerja
(prf/ega)
Meninggal di Malaysia, Jenazah Pekerja Migran Ilegal Asal NTT Dipulangkan
2026-01-12 21:36:47
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 21:58
| 2026-01-12 21:37
| 2026-01-12 20:45
| 2026-01-12 20:09










































