Misteri Mayat Pria dalam Karung di Tengah Kebun Pisang Tangerang

2026-02-04 18:27:06
Misteri Mayat Pria dalam Karung di Tengah Kebun Pisang Tangerang
Jasad pria tanpa identitas ditemukan di semak-semak kebun pisang Kampung Bunder, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Penemuan jasad itu membuat warga sekitar geger.Polisi langsung mendatangi lokasi pada Selasa setelah mendapat laporan warga. Olah tempat kejadian perkara (TKP) juga langsung dilakukan."Tim langsung kami turunkan untuk melakukan olah TKP serta menggali keterangan saksi," kata Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah kepada wartawan, Rabu .Sebelum jasad ditemukan, warga sempat mencium bau busuk menyengat. Berdasarkan keterangan warga, aroma itu sudah tercium sehari sebelumnya.Korban ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik hitam dan karung. Saat itu, posisi badan telungkup."Warga lalu menemukan sebuah kantong plastik hitam berisi bagian kepala manusia. Selanjutnya, warga melapor ke kelurahan dan diteruskan ke Polsek Cikupa," jelasnya."(Dibungkus) plastik dulu baru karung," imbuhnya.Polisi menduga korban sudah tewas selama sepekan. Kini polisi masih mendalami penyebab kematian korban."Diperkirakan sudah meninggal 6-7 hari," ucapnya.Jasad korban langsung dibawa ke RSUD Balaraja untuk autopsi. Pihak kedokteran masih berupaya mengidentifikasi sosok korban lantaran terkendala sidik jari yang sudah membusuk."Sudah coba sidik jari tidak keluar karena sudah lama meninggal," ujarnya.Warga sekitar, kata Indra, sempat mengira bau busuk itu bersumber dari bangkai ikan. Namun bau busuk itu kian menyengat hingga warga menemukan sebuah karung di lokasi."Masyarakat itu sering lewat situ dipikir masyarakat itu bangkai ikan. Cuma makin ke sini kok baunya makin bau," ujarnya. Warga pun berinisiatif merobek karung tersebut. Namun, siapa sangka, muncul kepala dan pundak saat karung tersebut dibuka hingga membuat warga kaget."Warga robek karung, keluarlah kepala dan pundak kiri, posisinya telungkup. Posisinya masuk dalam karung badannya. Dibuka oleh warga. Dibungkus plastik dulu, baru karung," jelasnya.Indra mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam atas temuan mayat itu. Jasad korban langsung dibawa ke RSUD Balaraja untuk diautopsi."Tim Inafis telah melakukan identifikasi awal, namun identitas korban masih belum diketahui," imbuhnya.Lihat juga Video: Warga Musi Banyuasin Digegerkan Penemuan Mayat dalam Karung[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-04 16:35