Cegah Pria Merokok, Mal di China Pasang Panel Kaca pada Pintu Toilet

2026-01-14 09:01:02
Cegah Pria Merokok, Mal di China Pasang Panel Kaca pada Pintu Toilet
GUANGDONG, - Sebuah mal di China memasang panel kaca khusus pada pintu toilet agar menjadi transparan.Hal ini dilakukan untuk mencegah pelanggan pria merokok di dalam toilet. Keputusan tersebut menuai pujian publik.Dikutip dari SCMP, Kamis perubahan pintu toilet ini terjadi di Shuibei International Centre dan Shuibei Jinzuo Building di Provinsi Guangdong, Shenzhen.Kaca itu menggunakan teknologi khusus dan tampak buram. Namun, aliran listriknya akan terputus setelah mendeteksi asap, sehingga berubah menjadi transparan.Baca juga: Laporan Pentagon Ungkap Kemungkinan China Siapkan Lebih dari 100 Rudal Balistik AntarbenuaPengelola memastikan, pengguna kamar mandi mengetahui fungsinya dengan memasang pemberitahuan di pintu yang bertuliskan."Kaca akan menjadi transparan jika Anda merokok. Tahan keinginan Anda untuk merokok jika tidak ingin menjadi terkenal di internet," bunyi pemberitahuan itu.Teknologi baru ini menuai banyak pujian secara daring.Pasalnya, langkah-langkah seperti slogan dan denda kecil yang telah digunakan di fasilitas bebas rokok, memiliki dampak sangat minim.Sebagian pihak juga menyerukan agar teknologi tersebut dipromosikan secara nasional.Kendati demikian, tak sedikit orang yang menyatakan kekhawatiran bahwa kaca transparan dapat melanggar privasi.Shenzhen memang dikenal secara ketat melarang merokok dalam ruangan pada fasilitas umum, termasuk pusat perbelanjaan.Baca juga: Perusahaan di China Akan Beri Apartemen Gratis bagi Karyawan yang Sudah Bekerja 5 TahunSeorang staf di mal Jinzuo bernama Zhao mengatakan, pihaknya memulai uji coba panel kaca pada pintu itu sejak Agustus.Mereka mengeklaim telah menerima respons yang baik dari pemilik toko dan pembeli.Kebijakan ini dikeluarkan usai pusat perbelanjaan tersebut menerima banyak keluhan dari pelanggan tentang kebiasaan merokok di kamar mandi.Untuk mencegah kemungkinan pelanggaran privasi, mereka mengatakan akan mengkalibrasi sensor untuk memastikannya hanya akan aktif jika ada asap.Mereka juga akan memasang tombol reset di dekat kaca jika sensor secara tidak sengaja terpicu.Namun, tindakan tersebut memiliki risiko hukum.Pengacara Lu Weiguo dari Kantor Hukum Guangdong Gehou mengatakan, mal bisa dituntut jika jendela kaca mengalami kerusakan dan melanggar hak pengguna.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lebih lanjut, Purwadi menyampaikan arahan terkait reformasi birokrasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan birokrasi harus semakin responsif dan tidak mempersulit masyarakat.Birokrasi juga diminta memiliki komitmen yang kuat terhadap efektivitas alokasi anggaran dan pemberantasan korupsi serta kebocoran anggaran.“Sebab, tanpa integritas, tidak mungkin kita membangun birokrasi yang dipercaya publik,” ungkapnya. Baca juga: Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSNPerlu diketahui, mulai 2023, Kementerian PANRB mendorong pelaksanaan evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Mandiri di sejumlah kementerian/lembaga.Sampai saat ini, penilaian tersebut diperluas pada 19 kementerian/lembaga (K/L) dan lima pemerintah provinsi termasuk Mahkamah Agung (MA).Purwadi juga memberikan apresiasi kepada MA yang telah menunjukkan upaya memperkuat integritas ke tahap yang lebih matang. “Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan keteladanan dalam menjaga integritas serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya.Dia menyampaikan, untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi, diperlukan upaya untuk memastikan langkah-langkah ke depan berjalan dengan konsisten, menyeluruh, dan semakin berdampak.Baca juga: Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GNPertama, pembangunan zona integritas harus terus diperluas. Kedua, pemanfaatan digitalisasi proses peradilan perlu ditingkatkan. Ketiga, memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi. Keempat, kualitas sumber daya manusia (SDM) peradilan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan serta perlu kolaborasi yang berkelanjutan.Prestasi tersebut bukan hanya untuk keberhasilan administratif, tetapi wujud inspirasi bagi satuan kerja lain untuk terus melakukan perbaikan dan memperkuat budaya kerja yang berkualitas.“Saya berharap, upaya ini menjadi pemicu bagi lahirnya lebih banyak perubahan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Baca juga: Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

| 2026-01-14 14:32