Lepas Ekspor Rp 980 Miliar, Mendag Sebut Ada Kontribusi Kopdes Merah Putih

2026-01-12 19:04:58
Lepas Ekspor Rp 980 Miliar, Mendag Sebut Ada Kontribusi Kopdes Merah Putih
JAKARTA, - Kementerian Perdagangan (Kemendag) secara serentak melepas produk ekspor ke berbagai negara dari delapan wilayah dengan nilai 58,77 juta dollar AS, atau hampir setara Rp 1 triliun.Secara lebih perinci, nilai ekspor ini berkisar Rp 980,80 miliar dengan asumsi kurs Rp 16.686 per dollar AS.Pelepasan ekspor serentak tersebut berpusat di PT Denso Manufacturing Indonesia, Cikarang, Jawa Barat.Sementara itu, tujuh titik pelepasan lainnya berada di Mojokerto, Yogyakarta, Semarang, Kepulauan Riau, Samarinda, Makassar, dan Bali.Baca juga: Aturan Baru Mendag: 35 Persen Distribusi Minyakita Wajib Lewat BUMNEkspor tersebut rencananya akan tersebar ke beberapa negara seperti negara-negara di ASEAN, Amerika Serikat (AS), Eropa, Jepang, China, hingga India.Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso mengatakan, dalam pelepasan ekspor ini terdapat perusahaan yang baru pertama kali melakukan ekspor.Selain itu, ada juga partisipasi dari Koperasi Desa Merah Putih yang turut dalam pelepasan ekspor tersebut. "Kami bersama pelaku usaha, pemerintah daerah, terus ingin meningkatkan ekspor. Ekspor itu tidak hanya yang besar atau menengah. (Pengusaha) kecil juga harus bisa menikmati ekspor," kata dia dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Produk Indonesia di 8 Titik, Rabu .Budi menambahkan, ke depan pemerintah berharap kegiatan ekspor tidak hanya dilakukan di wilayah perkotaan.Lebih daripada itu, ekspor juga harus menjadi tujuan pengusaha yang ada di desa.Kementerian Perdagangan memiliki program Desa Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor untuk mendorong potensi ini. "Kami sudah melakukan pemetaan, ada sekitar 741 desa yang siap ekspor," imbuh dia.Menurut dia, produk yang dihasilkan desa juga tak kalah saing dengan produk ekspor lainnya.Pemerintah sendiri akan melakukan pelatihan untuk meningkatkan kapabilitas produk di desa. "Sebenarnya produk di desa-desa itu banyak yang bagus, cuma belum terstandarisasi," ungkap dia.Untuk itu, pemerintah akan melakukan pelatihan dari mulai desain hingga manajemennya.UMKM yang bergabung di program UMKM BISA Ekspor memiliki peluang untuk ekspor dengan bantuan sebanyak 46 atase perdagangan yang terdapat di 33 negara.Atase perdagangan merupakan pejabat pemerintah yang ditunjuk untuk mewakili kepentingan perdagangan dan bertugas mempromosikan produk ekspor.


(prf/ega)