Motor Oleng Tabrak Trotoar, Mahasiswa Tewas di Jalan Soekarno-Hatta Semarang

2026-01-12 10:46:58
Motor Oleng Tabrak Trotoar, Mahasiswa Tewas di Jalan Soekarno-Hatta Semarang
SEMARANG, – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Arteri Soekarno-Hatta, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin dini hari.Seorang mahasiswa tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya oleng dan menabrak trotoar.Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, tepatnya di depan warung Nasi Pecel Bu Siti, Jalan Arteri Soekarno-Hatta, Kota Semarang.Korban diketahui bernama Wan M. R (21), mahasiswa asal Kecamatan Tanjung Pinang Barat, Kota Tanjung Pinang. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Megapro (GLP III Sport) warna hitam tahun 2004.Baca juga: Libur Nataru, Semarang Art Gallery di Kota Lama Jadi Pilihan Wisata yang MenenangkanKasubnit 1 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang Iptu Novita Candra mengatakan, korban meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala.“Korban mengalami luka di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Novita saat dikonfirmasi, Senin.Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kecelakaan bermula saat korban melaju dengan kecepatan cukup tinggi.“Diduga pengendara tidak dapat menguasai laju kendaraannya, kemudian sepeda motor oleng ke kiri dan menabrak trotoar,” jelas Novita.Ia menambahkan, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal dan tidak melibatkan kendaraan lain. Dalam kejadian itu, polisi mencatat satu korban meninggal dunia dan tidak ada korban luka berat maupun luka ringan lainnya.“Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUP Dr Kariadi Semarang,” ujarnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-12 09:40