Tekan Biaya Produksi, Kemenperin Buka Opsi HGBT untuk Industri Aluminium

2026-02-05 00:15:30
Tekan Biaya Produksi, Kemenperin Buka Opsi HGBT untuk Industri Aluminium
JAKARTA, - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berencana memperluas penerima pasokan harga gas murah atau harga gas bumi tertentu (HGBT) dengan biaya sebesar 6 hingga 7 dollar AS per MMBTU ke industri aluminium.Adapun selama ini HGBT atau gas murah tersebut selama ini hanya diterima tujuh industri yakni industri pupuk, industri petrokimia, industri oleokimia, industri baja, industri keramik, industri kaca, serta juga industri sarung tangan karet.Ketua Tim Kerja Industri Logam Bukan Besi Direktorat Industri Logam Kemenperin Yosef Danianta Kurniawan mengungkapkan, pasokan gas bumi untuk industri alumunium menjadi hal yang penting, karena bukan hanya sebagai energi melainkan juga diperlukan untuk bahan baku.Baca juga: Menperin Pastikan Tambahan Pasokan Gas untuk Perkuat Kebijakan HGBT IndustriDOK. PLN EPI Ilustrasi gas LNG dan LPG. Pengertian LNG dan LPG. Keunggulan LNG dan LPG. Perbedaan LNG dan LPG."Kalau di sektor berbasis logam saat ini yang sudah mendapatkan fasilitas HGBT ini baru berbasis baja, sehingga harapannya bisa diperluas ke sektor non baja khususnya aluminium," Yosef pada acara Media Gathering Forwin 2025, Jumat .Menurut Yosef, apabila industri alumunium menjadi penerima HGBT dinilai akan menghasilkan dampak penurunan biaya produksi hingga meningkatkan daya saing atas produk alumunium yang dihasilkan di dalam negeri."Tentunya sangat berdampak positif bagi kinerja industri aluminium karena bisa menurunkan biaya produksi yang cukup signifikan, karena seperti kita ketahui di sektor industri logam dulu itu mungkin secara margin tidak cukup besar tapi mereka lebih terkait dengan volume. Ketika berada di volume besar itu akan berdampak positif dalam peningkatan kinerja industri," paparnya.Secara hitung-hitungan, apabila industri tidak mendapatkan pasokan gas bumi murah, industri harus mengeluarkan biaya harga gas komersial senilai 12 sampai 14 dollar AS per MMBTU.Baca juga: Pertanyakan Kebijakan Produsen Gas yang Batasi HGBT, Kemenperin: Katanya Pasokan Sudah Stabil...


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-05 00:40