Studi Ungkap Konsumen Air Minum Dalam Kemasan Bisa Menelan 90.000 Mikroplastiik Per Tahun

2026-02-03 18:12:05
Studi Ungkap Konsumen Air Minum Dalam Kemasan Bisa Menelan 90.000 Mikroplastiik Per Tahun
- Produk plastik sekali pakai, seperti botol air minum, telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat modern.Keberadaannya turut menyumbang signifikan terhadap penumpukan sampah plastik di tempat pembuangan akhir, sungai, laut, hingga kawasan alami.Sebagaimana diberitakan The Independent, Senin , kondisi ini tidak hanya memperparah pencemaran lingkungan, tetapi juga mengancam keberlanjutan ekosistem dan keanekaragaman hayati.Seiring itu, meningkatnya keberadaan mikroplastik berukuran 1 mikrometer hingga 5 milimeter serta nanoplastik yang lebih kecil dari 1 mikrometer memicu kekhawatiran serius akan dampak buruknya terhadap kesehatan manusia.Sebuah tinjauan ilmiah terbaru mengungkap temuan mengkhawatirkan terkait kebiasaan mengonsumsi air minum dalam kemasan (AMDK).Studi tersebut mengungkap bahwa kebiasaan mengonsumsi air minum dalam botol plastik dapat membuat seseorang menelan lebih dari 90.000 partikel mikroplastik tambahan setiap tahun.Baca juga: 18 Wilayah dengan Kontaminasi Mikroplastik Tertinggi di Indonesia, Jakarta Pusat Nomor 1Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan individu yang memenuhi kebutuhan cairannya dari air keran.Dalam tinjauan yang mengompilasi hasil dari ratusan penelitian sebelumnya, para peneliti menemukan bahwa rata-rata manusia menelan sekitar 39.000 hingga 52.000 partikel mikroplastik per tahun.Namun, angka itu melonjak drastis pada individu yang memenuhi kebutuhan cairan hariannya hampir sepenuhnya dari air kemasan sekali pakai.Sebaliknya, mereka yang mengonsumsi air keran tercatat hanya menelan sekitar 4.000 partikel mikroplastik dalam periode yang sama.Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran sangat kecil, berkisar dari seperseribu milimeter hingga lima milimeter.Partikel ini kian mudah masuk ke rantai konsumsi manusia, salah satunya melalui air minum yang dikonsumsi sehari-hari.Baca juga: Mikroplastik Berbahaya Bagi Tubuh, Ini Cara Mudah Kurangi Kandungannya dalam Air MinumDOK. Shutterstock/Shutterstock AI. Ilustrasi air minum kemasan dalam galon. Bupati Manggarai Barat, NTT, Edistasius Endi, meminta semua hotel-hotel di Labuan Bajo agar tidak menggunakan air mineral kemasan plastik.Para peneliti dari Universitas Concordia di Kanada menjelaskan, botol plastik dapat melepaskan mikroplastik selama berbagai tahapan, mulai dari proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi.Paparan sinar matahari serta perubahan suhu yang ekstrem mempercepat degradasi botol, sehingga partikel-partikel kecil tersebut terlepas ke dalam air yang dikonsumsi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-03 16:42