Tanah Longsor Tutup Akses Jalan di Wonosobo, BPBD Kerahkan Tim Evakuasi

2026-01-12 04:08:34
Tanah Longsor Tutup Akses Jalan di Wonosobo, BPBD Kerahkan Tim Evakuasi
WONOSOBO, - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, selama sekitar tiga jam pada Selasa sore mengakibatkan tanah longsor yang menutup akses jalan kabupaten di Desa Derongisor, Kecamatan Mojotengah.Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 18.15 WIB di ruas Jalan Derongisor.Baca juga: Motor Brebet Usai Isi Pertalite di Jatim, Bahlil: Saya Sudah Turunkan TimMaterial longsor berupa tanah dan rumpun bambu menutup badan jalan sepanjang 12 meter dengan ketinggian mencapai 7 meter.Akibatnya, hingga pukul 21.30 WIB, jalan masih tertutup total dan belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo, Sumekto Hendro, membenarkan kejadian tersebut.Pihaknya segera mengerahkan tim gabungan untuk penanganan cepat bersama unsur Forkopimcam dan relawan setempat.“Begitu mendapat laporan dari warga, tim BPBD bersama unsur Forkopimcam Mojotengah dan relawan langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan upaya pembukaan akses,” ujar Sumekto Hendro dalam keterangan resminya, Rabu .Sumekto menjelaskan, kondisi cuaca yang tidak menentu serta medan yang terjal menjadi tantangan dalam proses evakuasi material longsor.Namun, tim terus berupaya agar jalur tersebut segera bisa dilewati.“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan, TNI, Polri, serta relawan dari berbagai RPB (Relawan Penanggulangan Bencana) di sekitar lokasi. Upaya pembersihan sedang dilakukan secara bertahap menggunakan peralatan manual dan akan dilanjutkan dengan alat berat jika diperlukan,” ujarnya.Adapun unsur yang terlibat dalam penanganan longsor di antaranya BPBD Kabupaten Wonosobo, Kecamatan Mojotengah, Koramil Mojotengah, Polsek Mojotengah, RPB Mojotengah, RPB Soboalas, RPB Watumalang, RPB Kejajar, RAPI 07 Wonosobo, Bagana, Sarkab Wonosobo, serta warga sekitar.Selain melakukan pembersihan material, BPBD juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat curah hujan di wilayah Wonosobo masih cukup tinggi.“Kami minta masyarakat tetap berhati-hati dan segera melaporkan ke BPBD jika ada tanda-tanda longsor susulan. Tim kami akan terus melakukan pemantauan di lapangan,” pungkas Sumekto Hendro.


(prf/ega)