- Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima bantuan tambahan berupa 3 ton barang dari Kuala Lumpur, Malaysia. Bantuan tersebut diterima dari relawan yang merupakan kenalannya di Kuala Lumpur dan kini berada di Aceh."Alhamdulillah, sudah sampai bantuan dari Kuala Lumpur, yaitu 3 ton untuk kita bagi-bagikan ke beberapa kabupaten/kota," ujar Mualem.Mualem menjelaskan bahwa dari 3 ton bantuan tersebut, sebanyak 2 ton berupa obat-obatan dan 1 ton lainnya berupa makanan untuk anak-anak."Juga ada 8 dokter dan perawat yang turut serta dalam misi kemanusiaan ini," tambahnya.Baca juga: Bawa Kehangatan bagi Penyintas Banjir Aceh, Dompet Dhuafa dan Parfi 56 Turun ke Dapur UmumMenurut Mualem, saat ini, obat-obatan dan tenaga medis sangat dibutuhkan untuk menangani dampak dari bencana banjir yang melanda Aceh.Sebelumnya, ia juga telah meminta bantuan langsung kepada Presiden Prabowo."Kita tahu, empat kabupaten/kota yang sangat membutuhkan obat-obatan adalah Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, sebagian Langsa, dan sebagian Bireuen," ungkapnya.Baca juga: Beras Langka, Penjual Nasi di Aceh Tengah Kini Berjualan MieMualem juga menyebutkan bahwa banyak masyarakat yang mulai jatuh sakit akibat dampak banjir."Penyakit kulit, batuk, gatal-gatal, dan berbagai masalah kesehatan lainnya yang diakibatkan banjir mulai muncul," jelasnya.Sebelumnya, Gubernur Aceh juga melaporkan bahwa ia telah mendatangkan tim dari China untuk membantu pencarian mayat korban banjir yang tertimbun lumpur. Tim yang berjumlah lima orang ini membawa perangkat khusus untuk mendeteksi keberadaan mayat yang tertimbun dalam lumpur."Mereka memiliki alat untuk mendeteksi mayat dalam lumpur. Ini sangat membantu," ujar Mualem dalam keterangannya, Sabtu .Baca juga: 4 Gajah yang Bantu Evakuasi Banjir di Pidie Jaya Aceh Diistirahatkan, Kondisinya Dipastikan SehatMualem menambahkan bahwa wilayah yang paling terdampak, yaitu Aceh Timur, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang, masih memiliki banyak korban yang belum ditemukan."Lumpur di wilayah tersebut mencapai pinggang, sehingga perangkat deteksi ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat pencarian," ujarnya.Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: Aceh Dapat Bantuan 2 Ton Obat-obatan dari Malaysia dan Gubernur Aceh Datangkan Tim dari China untuk Melacak Mayat Korban Banjir.
(prf/ega)
Gubernur Aceh Terima Bantuan Obat dan Makanan dari Malaysia untuk Korban Banjir
2026-01-12 04:31:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:25
| 2026-01-12 04:19
| 2026-01-12 04:11
| 2026-01-12 04:01
| 2026-01-12 02:44










































