PDIP Jatim Gelar RedTalks, Ajak Anak Muda Sampaikan Kritik dan Gagasan

2026-02-04 16:19:38
PDIP Jatim Gelar RedTalks, Ajak Anak Muda Sampaikan Kritik dan Gagasan
DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama salah satu media online nasional akan menggelar 'RedTalks: Suara Muda untuk Jatim Keren' di Dyandra Convention Center, Surabaya, Sabtu (22/11) besok. Forum ini disiapkan sebagai ruang dialog yang mempertemukan perwakilan organisasi dan komunitas anak muda dari seluruh Jawa Timur.Sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang pun dijadwalkan hadir, mulai dari Budayawan Sujiwo Tejo, Presiden BEM Fisip Unair Irfan Yasin, Petani Milenial Ahmad Lafilian, pegiat media sosial Natasha Keniraras, hingga akademisi seperti dosen Fisip Unair Airlangga Pribadi dan Litbang Kompas Yohan Wahyu. Adapun forum ini akan dipandu langsung oleh Pakar Komunikasi Universitas Airlangga Dr Suko Widodo.Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah menyatakan bahwa RedTalks digagas untuk membuka ruang dialog bagi generasi muda."Kami perlu mendengar suara anak anak muda. Pandangan mereka tentang PDI Perjuangan, termasuk berbagai kebijakan publik yang berimplikasi pada kehidupan mereka sehari hari. Redtalks akan menjadi forum kritik-otokritik. Termasuk kritik terhadap PDI Perjuangan di Jawa Timur," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (21/11/2025).Ia juga berharap acara ini dapat menghasilkan gagasan segar dari para generasi muda."Redtalks itu panggung bebas, mimbar kebebasan berbicara dari dan untuk anak anak muda di Jawa Timur. Jangan segan, kemukakan saja pikiran pikiran sejernih mungkin untuk perbaikan kehidupan bersama lebih baik," ucapnya.Lebih lanjut, Said menjelaskan materi diskusi dalam 'RedTalks: Suara Anak Muda Jatim Keren' nantinya akan dirangkum menjadi rekomendasi yang diserahkan kepada DPD PDI Perjuangan Jawa Timur."Hasil rekomendasi yang nanti kami terima akan menjadi agenda politik DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Akan kami pilah, rekomendasi untuk internal PDI Perjuangan Jawa Timur, dan rekomendasi yang bersifat eksternal; seperti advokasi kebijakan di berbagai bidang untuk anak muda," jelasnya.Sementara itu, Pakar Komunikasi Politik Universitas Airlangga Dr Suko Widodo menilai RedTalks sebagai forum yang relevan untuk menjaring aspirasi publik. Menurutnya, saat ini masyarakat semakin kritis terhadap isu-isu viral, sehingga forum dialog semacam ini sangat diperlukan."Partai politik harus dapat menampung aspirasi publik dengan baik sekalipun berisi kritikan," tutupnya. Tonton juga video "Saat Megawati Bilang Akrab dengan Prabowo: Jangan Anda Coba-coba!"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#3

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-04 15:31