Jubir Pemprov Aceh Minta Para Menteri Beri Data Akurat soal Bencana ke Presiden

2026-01-12 03:31:12
Jubir Pemprov Aceh Minta Para Menteri Beri Data Akurat soal Bencana ke Presiden
BANDA ACEH, - Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Provinsi Aceh, Muhammad MTA, meminta seluruh jajaran menteri agar memberikan informasi yang akurat kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurut MTA, hal ini terkait dengan langkah dan kebijakan Presiden terhadap upaya penanganan darurat dan pemulihan Aceh paska bencana.MTA melihat, Presiden menaruh perhatian besar terhadap penanganan musibah bencana banjir dan tanah longsor Aceh.Hal ini terlihat orang nomor satu di Indonesia itu telah 2 kali turun langsung ke lokasi terdampak yaitu Aceh Tenggara dan Bireuen.Baca juga: Penjual sampai Tak Tega, Harga BBM di Aceh Tengah Rp 50.000 Per Liter"Kepada para menteri, cintailah niat baik presiden untuk rakyatnya dengan memberikan informasi utuh dan objektif, agar Aceh cepat pulih. Berikan informasi dan data-data akurat," kata MTA dalam keterangannya, Kamis .Pernyataan terkait pemulihan listrik dan komunikasi, kata MTA, telah memperlihatkan bagaimana pihaknya menghadapi kecaman publik."Kita berharap hal-hal seperti tidak perlu terulang kembali," ujarnya.Baca juga: Kabar 80 Ton Bantuan Hilang, Kepala Data dan Informasi Bener Meriah Aceh: Di Posko, Setiap Butir TercatatHari ini Presiden dijadwalkan akan kembali ke Aceh untuk meninjau langsung kawasan terparah bencana. Terutama Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh tengah dan Bener Meriah yang saat ini masih terisolasi via darat."Kami melihat kembalinya Presiden kali ini, tidak tertutup kemungkinan beliau mendapatkan informasi lebih objektif tentang kondisi bencana Aceh saat ini," katanya.Baca juga: Warga Aceh Utara Minta Maskapai Turunkan Harga Tiket di Daerah BencanaDalam beberapa kali pertemuan dan doorstop media, Gubernur selalu berharap bahwa pintu bantuan pihak internasional bisa dipercepat demi penanganan darurat.Walaupun kebijakan pemerintah pusat dapat dibarengi dengan klasifikasi cluster bertahap mereka, misalnya, untuk saat ini minimal NGO-NGO khusus dalam membantu penanganan kedaruratan."Sebagai support penanganan yang sedang sama-sama kita lakukan, baik Pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, TNI, Polri, NGO Lokal dan pihak2 lainnya," pungkasnya.


(prf/ega)