Bukan oleh Arkeolog, Gua Lascaux di Perancis Ternyata Ditemukan Anjing yang Kejar Kelinci

2026-01-12 07:41:57
Bukan oleh Arkeolog, Gua Lascaux di Perancis Ternyata Ditemukan Anjing yang Kejar Kelinci
— Sejarah besar terkadang lahir dari kejadian paling sederhana, bahkan mungkin dari sebuah kebetulan yang melibatkan seekor hewan peliharaan.Pada 12 September 1940, dunia arkeologi terguncang bukan oleh laporan ekspedisi ilmiah yang mahal, melainkan oleh rasa penasaran seekor anjing bernama Robot.Berawal dari aksi pengejaran seekor kelinci yang masuk ke lubang di bawah pohon tumbang, Robot secara tidak sengaja menuntun pemiliknya menyingkap gerbang menuju "masa lalu" yang telah terkunci selama 20.000 tahun: Gua Lascaux di Perancis.Gua Lascaux adalah sebuah gua terkenal di Perancis yang menyimpan lukisan-lukisan gua prasejarah terbaik dan tertua di dunia, berasal dari zaman Paleolitikum.Baca juga: Bongkar Tembok Besar China, Arkeolog Temukan Harta Karun dari Dinasti MingKisah legendaris ini bermula di hutan Montignac, Dordogne, Perancis selatan.Saat itu, seorang pelajar berusia 18 tahun bernama Marcel Ravidat sedang menjelajah hutan bersama anjingnya.Robot tiba-tiba tertarik menyelidiki sebuah lubang kecil di dekat pohon yang tumbang—konon saat itu ia sedang mengejar seekor kelinci.Ravidat awalnya mengira lubang itu adalah terowongan rahasia menuju rumah mewah, Lascaux Manor. Menurut mitos warga, di sana tersimpan harta karun.Namun, apa yang ia temukan bersama tiga temannya beberapa hari kemudian jauh lebih berharga daripada emas atau permata bagi dunia arkeologi.Baca juga: Pemugaran Situs Gunung Padang, Arkeolog Perbaiki Letak Batuan yang RusakDikutip IFL Science, setelah memperbesar lubang agar bisa masuk, Ravidat dan kawan-kawannya merayap ke dalam.Di bawah cahaya lampu rakitan yang seadanya, mereka terpana melihat dinding gua yang tertutup lukisan hewan-hewan eksotis yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.Situs yang kini dikenal sebagai Gua Lascaux ini menyimpan hampir 600 lukisan hewan seperti rusa, kuda, bison, hingga kucing besar.Karya seni ini diciptakan oleh manusia prasejarah sekitar 17.000 hingga 22.000 tahun yang lalu."Di bawah cahaya lampu yang dibuat terburu-buru, mereka berjalan menyusuri galeri sepanjang 30 meter. Saat lorong menyempit, mereka melihat lukisan pertama di tempat yang sekarang dikenal sebagai Axial Gallery," jelas Museum Arkeologi Nasional Prancis.Para remaja ini awalnya tidak menyadari betapa pentingnya temuan mereka. Mereka bahkan sempat memungut biaya kecil bagi warga yang ingin melihat lukisan tersebut sebelum akhirnya menghubungi guru sekolah mereka, Leon Laval, yang kemudian membawa para ahli arkeologi untuk penyelidikan lebih lanjut.Baca juga: Arkeolog Swedia Temukan Kerangka Anjing Kuno dan Belati di Dasar Rawa, untuk Ritual?iStockphoto/hifografik Ilustrasi Gua Lascaux, Perancis


(prf/ega)