Cara Daftar Magang Nasional Batch 3, Cek Syarat dan Linknya

2026-02-03 22:54:22
Cara Daftar Magang Nasional Batch 3, Cek Syarat dan Linknya
JAKARTA, - Program Magang Nasional 2025 telah memasuki Batch 3. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan sekitar 22.000 peserta tambahan untuk menggenapi target 100.000 peserta tahun ini.Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan bahwa pendaftaran program magang batch III telah dibuka sejak 24 November 2025.Pendaftaran bagi perusahaan, instansi pemerintah, dan lembaga mitra berlangsung hingga pertengahan pekan depan, sebelum memasuki tahap seleksi. Kick off Program Pemagangan Batch 3 dijadwalkan mulai 16 Desember 2025.Baca juga: Airlangga: Upah Magang Nasional Batch 1 Sudah Dibayar, Batch 3 Segera DibukaKemnaker mencatat peningkatan peserta dari gelombang sebelumnya. Menaker Yassierli melaporkan bahwa Batch 2 telah merekrut 62.754 peserta. Jika digabung dengan Batch 1 yang mencapai hampir 15.000 peserta, jumlah tersebut semakin mendekati target 100.000 peserta.Mengutip akun Instagram @kemnaker, berikut jadwal pendaftaran magang nasional batch 3:Baca juga: Kapan Pendaftaran Magang Nasional Kemnaker Batch 3 Dibuka? Ini Rincian JadwalnyaPeserta Pemagangan adalah lulusan baru perguruan tinggi yang mengikuti Program Pemagangan. Berikut syaratnya: Calon peserta pemagangan yang telah memenuhi persyaratan berdasarkan proses validasi dapat mengikuti proses rekrutmen yang akan dilaksanakan oleh penyelenggara pemagangan.Baca juga: Dukung Penguatan Kompetensi SDM, Rubi Handojo Sambut 63 Peserta Magang Kemenaker di Jasa RaharjaPendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi maganghub.kemnaker.go.id. Berikut langkahnya:Demikian informasi seputar cara daftar magang nasional batch 3 serta syarat dan link pendaftarannya. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dalam pembukaan forum yang berlangsung di Hedley Bull Lecture Theater 3 tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq juga menekankan bahwa pembudayaan Bahasa Indonesia tak lagi hanya menjadi urusan domestik, tetapi sudah menjadi bagian dari strategi diplomasi yang relevan di tengah perubahan geopolitik kawasan.Ia menyebut bahwa posisi Indonesia dan Australia yang semakin strategis dalam dinamika Indo-Pasifik membuat penguatan bahasa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.Menurutnya, kedua negara tidak hanya berbagi kedekatan geografis dan hubungan diplomatik yang panjang, tetapi juga berada pada simpul penting ekonomi masa depan.Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dan Australia sama-sama memiliki peran besar dalam rantai pasok mineral strategis yang menjadi tulang punggung transisi energi dan industri berkelanjutan. Situasi ini menempatkan kerja sama kedua negara bukan semata hubungan bilateral, tetapi bagian dari arsitektur geoekonomi global.Di atas fondasi itulah, bahasa dan pendidikan dipandang sebagai jembatan yang memperkuat kemitraan jangka panjang. Penguasaan Bahasa Indonesia di Australia maupun peningkatan pemahaman budaya di kedua belah pihak diyakini mampu memperluas ruang kolaborasi, mulai dari dunia akademik, industri, hingga diplomasi publik.“Saya hadir mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bapak Abdul Mu’ti dalam acara Kongres Pertama Bahasa Indonesia ini untuk menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam memperkuat peran Bahasa Indonesia di kawasan regional dan global melalui diplomasi pendidikan dan kebudayaan,” tegasnya.

| 2026-02-03 21:26