Sering Pilih Kursi Dekat Jendela? Ini 8 Jenis Kepribadian Anda Menurut Psikologi

2026-02-04 19:48:31
Sering Pilih Kursi Dekat Jendela? Ini 8 Jenis Kepribadian Anda Menurut Psikologi
- Kebiasaan memilih tempat duduk ternyata bisa memberi petunjuk menarik tentang kepribadian seseorang. Jika Anda cenderung memilih kursi dekat jendela, baik saat naik pesawat, bus, maupun kereta api, preferensi itu bukan sekadar soal menikmati pemandangan. Sejumlah studi psikologi perjalanan dan analisis perilaku penumpang menunjukkan bahwa pilihan sederhana ini kerap terkait dengan kebutuhan kontrol, ruang pribadi, hingga cara seseorang mengelola kenyamanan dan fokus selama bepergian.Di berbagai moda transportasi, kursi dekat jendela menawarkan stabilitas visual, privasi, dan rasa aman yang lebih tinggi. Karena itu, orang yang memilih posisi ini sering memiliki ciri khas tertentu, mulai dari kemampuan menikmati ketenangan hingga kecenderungan untuk lebih sabar menghadapi situasi penuh antrean dan gangguan. Baca juga: Cuaca Ekstrem hingga Februari 2026, Ini Cara Cek Titik Banjir Pakai HPMenurut pakar, ini jenis kepribadian orang yang suka memilih kursi jendela:Dilansir dari Vegout, ada sesuatu tentang menatap awan yang mengundang pikiran mendalam. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin melakukan refleksi diri cenderung memiliki kesadaran diri dan kecerdasan emosional yang lebih tinggi.Orang yang memilih kursi jendela menghabiskan waktu di kepala mereka sendiri. Bukan dengan cemas atau overthinking, tetapi untuk memproses. Anda bisa jadi menggunakan momen tenang di ketinggian 30.000 kaki untuk memikirkan masalah, memutar ulang percakapan, atau merencanakan langkah selanjutnya.Sementara penumpang di dekat gang sibuk menggulir Instagram atau mengobrol dengan penumpang lain, Anda sudah cukup hanya dengan menjadi diam. Membiarkan pikiran mengembara tanpa agenda.Kursi jendela memberi Anda tembok. Sebuah jarak antara diri sendiri dan orang lain. Tidak seperti kursi gang, tempat orang terus lewat menyenggol tubuh Anda, atau kursi tengah yang membuat Anda terjepit di antara dua orang.Jika Anda selalu memilih kursi jendela, Anda mungkin juga memiliki batasan kuat dalam kehidupan sehari-hari. Anda tahu kapan butuh waktu sendiri, dan Anda tidak takut menciptakan ruang itu.Baca juga: Dedi Mulyadi Sewa 2 Pesawat Susi Air untuk Kirim Bantuan Rp 7 Miliar ke Korban Bencana SumateraFotografi mengajarkan seseorang memperhatikan hal-hal kecil, cara cahaya memantul pada gedung, bagaimana bayangan membentuk pola, atau gradasi biru tertentu sebelum Matahari terbenam.Orang yang memilih kursi jendela biasanya suka memperhatikan keindahan. Anda menyaksikan Matahari terbit mewarnai langit, melihat pola kota dari atas, terpesona oleh kilatan petir yang menerangi awan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-04 18:40