Perubahan Iklim Berpotensi Mengancam Kupu-kupu dan Tanaman

2026-02-03 01:41:50
Perubahan Iklim Berpotensi Mengancam Kupu-kupu dan Tanaman
- Kupu-kupu sering dinilai sebagai indikator bagi perubahan iklim. Jika populasi kupu-kupu berubah atau menghilang, itulah tanda awal ada yang salah dengan kesehatan ekosistem di suatu wilayah.Untuk beradaptasi dan melanjutkan siklus hidupnya, kupu-kupu biasanya akan berpindah habitat dan pola migrasi ke wilayah yang lebih tinggi demi mencari udara dingin. Namun, di sinilah letak permasalahannya.Baca juga: Sebuah penelitian menemukan, dari 24 kupu-kupu Asia Tenggara yang diteliti, 17 di antaranya berisiko mengalami penurunan area habitat yang mereka bagikan dengan tanaman inang mereka, khususnya ketika terjadi perubahan iklim."Kami ingin memilih spesies kupu-kupu yang paling mewakili di Asia tropis. Kami hanya menggunakan data iklim sebagai faktor prediktif. Kami ingin melihat, dalam skenario terburuk, apa yang terjadi pada mereka," jelas peneliti utama riset tersebut dan mahasiswa doktoral di Universitas Helsinki, Jin Chen, dilansir dari Eos, Senin .SHUTTERSTOCK/SMARKO Kupu-kupu bisa mengalami pengurangan habitat akibat perubahan iklim. Simak selengkapnya, termasuk bagaimana simbiosisnya dengan tanaman.Kupu-kupu membutuhkan tanaman yang menjadi inang bagi larva dan menyediakan makanan bagi mereka.Namun, ketika kupu-kupu berpindah ke wilayah yang lebih tinggi, belum tentu tanaman yang mereka butuhkan untuk bertahan sudah tersedia di lokasi itu, atau belum jelas juga apakah tanaman mengubah habitat dengan kecepatan dan arah yang sama dengan kupu-kupu.Untuk membandingkan apakah kecepatan pindah kupu-kupu setara dengan kecepatan pindah tanaman, peneliti menyimulasikan bagaimana kupu-kupu Asia dan tanaman inang mereka akan mengalami migrasi habitat sebagai respons terhadap skenario perubahan iklim emisi tinggi.Baca juga: Para peneliti memilih 24 spesies kupu-kupu yang jangkauan wilayahnya membentang dari hutan hujan dataran rendah yang lebat hingga dataran tinggi pegunungan.Beberapa spesies memiliki jangkauan wilayah yang luas, sedangkan yang lain sempit. Ada yang hanya bergantung pada satu tanaman inang, dan ada pula yang dapat memanfaatkan beberapa jenis tanaman.Penelitian tersebut menemukan, dari 24 jenis kupu-kupu Asia Tenggara yang diperiksa, sekitar 71 persen atau 17 kupu-kupu di antaranya berpotensi mengalami pengurangan luas habitat yang mereka bagi bersama tanaman inangnya.Beberapa spesies kupu-kupu mungkin kehilangan hampir 40 persen area habitat yang mereka bagikan saat mereka berpindah ke daerah yang lebih sejuk.Artinya kondisi ini bisa memicu kepunahan massal dan memutus hubungan ekosistem. Tanpa tanaman yang tepat, ulat kupu-kupu tidak bisa makan, dan siklus hidup mereka akan terputus."Titik-titik panas dari pemutusan hubungan ini sebagian besar berada di wilayah pegunungan Asia tropis, termasuk Kalimantan serta perbatasan Laos, Vietnam, dan Kamboja. Selain itu juga bagian utara Myanmar yang dekat dengan Pegunungan Himalaya," ujar Chen.Baca juga: Studi Ungkap, Ruang Hijau di Tepi Jalan Tingkatkan Keragaman Kupu-Kupu


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Bodinya juga dibuat ringan, hanya 29 gram tanpa strap, dengan rangka aluminium alloy dan satu tombol crown stainless steel untuk navigasi.Honor membekali Watch X5 dengan sertifikasi IP68 + 5ATM, sehingga aman untuk berenang maupun dipakai aktivitas outdoor.Di sektor fitur, Honor Watch X5 membawa sensor lengkap mulai dari PPG heart-rate monitor, SpO2, kompas, gyroscope, barometer, hingga accelerometer.Jam tangan ini mendukung lebih dari 120 mode olahraga, lengkap dengan fitur route recording, panduan stretching, dan voice coaching saat pengguna berlatih.Untuk kesehatan, Watch X5 menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, saturasi oksigen, stres, analisis tidur, hingga pelacakan kesehatan wanita. Semua data dapat dipantau melalui aplikasi Honor Health.Navigasi outdoor makin akurat berkat dukungan GNSS lima sistem (BeiDou, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS). Konektivitasnya didukung Bluetooth 5.3 untuk panggilan telepon, serta NFC yang dapat dipakai untuk akses pintu atau pembayaran offline di wilayah tertentu.Honor Fitur lengkap Honor Watch X5.Daya tahan baterainya juga cukup panjang. Honor mengeklaim Watch X5 bisa bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 5 hari jika fitur Always-On Display aktif. Pengisian daya dilakukan lewat konektor magnetik pogo-pin.Baca juga: Ini Dia Coros Pace 4, Smartwatch Ringan untuk Pelari dengan GPS Lebih AkuratFitur tambahan lainnya mencakup remote camera shutter, pemutar musik, mode Do Not Disturb, hingga mini-games.Honor Watch X5 kompatibel dihubungkan dengan smartphone Android 9.0 ke atas dan iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.Jam tangan ini tersedia dalam dua warna, yaitu Phantom Black dan Moonlight White dengan tali silikon, seperti dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

| 2026-02-03 00:57