Prediksi BMKG: Seluruh Pulau Jawa Masuki Puncak Musim Hujan pada Januari 2026

2026-01-12 15:20:55
Prediksi BMKG: Seluruh Pulau Jawa Masuki Puncak Musim Hujan pada Januari 2026
JAKARTA, - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan akan terjadi di seluruh Pulau Jawa pada Januari 2026.Selain Pulau Jawa, puncak musim hujan juga diperkirakan terjadi di Sumatera bagian selatan, Bali, Papua bagian selatan, hingga Sulawesi Selatan."Khusus di Sumatera bagian selatan kemudian di seluruh Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara hingga di Papua bagian selatan serta sebagian dari Sulawesi Selatan itu puncak musim hujan adalah pada bulan Januari 2026," jelas Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam konferensi pers virtual bersama BNPB, Senin .Baca juga: Kenapa Curah Hujan Meningkat di Akhir Tahun 2025? Ini Kata Kepala BMKG Faisal menuturkan, secara umum curah hujan di Indonesia termasuk normal kecuali pada bulan Januari di sebagian Pulau Jawa terutama Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara."Itu kondisinya sedikit di atas normal untuk sifat hujannya, jadi lebih tinggi dari rata-rata curah hujan selama 30 tahun terakhir, tapi selebihnya itu kira-kira hampir sama dengan kondisi curah hujan selama rata-rata 30 tahun terakhir," ujar Faisal.Setelah itu, beberapa daerah di Indonesia seperti Sumatera, pesisir timur Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan juga sebagian Jambi akan mulai memasuki musim kemarau pada Februari 2026."Pada daerah Sumatera, di pesisir timur dari Aceh, Sumatera Utara kemudian Riau dan juga sebagian Jambi itu sudah mulai memasuki musim kemarau karena khusus di daerah ekuator itu mengalami dua kali musim hujan dan dua kali musim kemarau," ujar Faisal.Baca juga: BNPB Sebut Curah Hujan yang Sebabkan Aceh Banjir, Tertinggi dalam 6 Tahun TerakhirDalam kesempatan berbeda, Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya untuk menaruh perhatian serius terhadap peringatan dini yang disampaikan BMKG.Permintaan ini disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas pada Sabtu pagi, sebelum berangkat mengunjungi korban bencana banjir di Langkat, Sumatera Utara (Sumut)."Kemudian masalah komunikasi juga diperhatikan, termasuk peringatan dini dari BMKG untuk beberapa daerah yang mungkin di Natal dan tahun baru ini akan mengalami peningkatan curah hujan untuk menjadi perhatian," kata Prasetyo, Sabtu.Baca juga: BMKG Waspadai Hujan Lebat Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026, di Mana Saja?Prasetyo menyampaikan, agenda ratas itu salah satunya memang membahas persiapan Natal dan Tahun Baru.Selain masalah cuaca, Kepala Negara ingin agar bahan bakar minyak (BBM) dan bahan makanan tersedia selama momen libur panjang tersebut."Beliau juga ingin memastikan kesediaan bahan bakar di seluruh Indonesia. Termasuk kesediaan bahan-bahan makanan, bahan pokok, diminta untuk menjaga kestabilan masyarakat yang akan merayakan Natal dan tahun baru," ucap Prasetyo.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-12 14:45