JAKARTA, - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan hari ini, Selasa . Indeks sebelumnya ditutup terkoreksi 0,04 persen ke level 8.391 pada Senin kemarin. Analis MNC Sekuritas Indonesia, Herditya Wicaksana, mengatakan IHSG berpeluang menguat menuju rentang 8.487-8.539, meski demikian koreksi jangka pendek masih mungkin terjadi. Ia mencatat IHSG saat ini masih berada dalam bagian dari wave (iii) dari wave [iii], yang berarti tren kenaikan jangka menengah belum selesai. Kondisi tersebut membuka ruang bagi IHSG untuk kembali menguat, selama indeks mampu bertahan di atas area support dan tidak menembus batas bawah konsolidasi.“Best case (hitam), IHSG masih berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii], sehingga IHSG masih berpeluang menguat ke rentang area 8.487-8.539, meskipun tidak menutup kemungkinan adanya koreksi dalam jangka pendek untuk menguji 8.352-8.379,” ujar Herditya dalam analisa hariannya. Adapun, MNC Sekuritas menetapkan support berada di 8.332 dan 8.276. Sedangkan resistance di 8.488, 8.532.Baca juga: Wall Street Menguat Tajam, Saham AI Pimpin Reli di Tengah Harapan Akhir Shutdown ASSementara itu, menurut Analis Phintraco Sekuritas, indikator teknikal menunjukkan sinyal yang beragam. Histogram positif pada indikator MACD terus meningkat, menandakan momentum penguatan indeks masih terjaga. Namun, Stochastic RSI sudah berada di area overbought dan berpotensi membentuk death cross, disertai dengan peningkatan volume jual.“Dalam jangka pendek diperkirakan berpotensi terjadi minor pullback akibat aksi ambil untung. Namun selama IHSG mampu bertahan di atas level 8.300-8.340, kondisi bullish IHSG masih akan berlanjut,” tulis Analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.Dari sisi sentimen global, analis menyoroti faktor eksternal dari Eropa. Inggris dijadwalkan merilis data tingkat pengangguran (unemployment rate) untuk September 2025 yang diperkirakan naik menjadi 4,9 persen dari 4,8 persen pada bulan sebelumnya. Sedangkan, Jerman akan merilis indeks ZEW Economic Sentiment bulan November, yang diproyeksikan meningkat ke 42,5 dari 39,3 pada Oktober, mencerminkan ekspektasi pemulihan ekonomi kawasan tersebut.Baca juga: IHSG Turun 0,04 Persen ke Posisi 8.391,24 di Penutupan Perdagangan Hari Ini Berikut rekomendasi saham hari ini dari analis: Phintraco SekuritasMerekomendasikan sejumlah saham pilihan yang dinilai memiliki potensi teknikal menarik, yakni MBMA, TOWR, DKFT, ARCI, dan HRTA.MNC SekuritasMerekomendasikan empat saham unggulan hari ini, yakni ASSA, BREN, COIN, dan ENRG.Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Semua rekomendasi dan analisis saham berasal dari analis sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Pastikan untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.
(prf/ega)
IHSG Hari Ini Menguat? Berikut Rekomendasi Saham Selasa 11 November
2026-01-12 03:27:12
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:22
| 2026-01-12 03:21
| 2026-01-12 02:19
| 2026-01-12 02:18
| 2026-01-12 01:59










































