Prakiraan Cuaca BMKG Banten 30 Desember 2025: Daftar Wilayah Berpotensi Hujan

2026-01-16 20:34:54
Prakiraan Cuaca BMKG Banten 30 Desember 2025: Daftar Wilayah Berpotensi Hujan
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan prediksi cuaca untuk Provinsi Banten sepanjang Selasa .Pada hari ini, BMKG memprakirakan cuaca di Kota Serang akan hujan ringan dengan suhu antara  23 hingga 31 derajat Celsius.Sedangkan cuaca di Kota Tangerang juga diperkirakan akan hujan ringan dengan suhu antara 23 hingga 31 derajat Celsius.Dilansir dari laman resmi BMKG, berikut prakiraan cuaca di seluruh Provinsi Banten pada hari ini, 30 Desember 2025:Baca juga: Cara Cek Saldo JHT, Bisakah Dicairkan Lebih Awal? Baca juga: Cara Cek Penerima BLT Kesra 2025 Rp 900.000, Masih Bisa Dicek Hari IniDilansir dari laman resminya, BMKG memprakirakan dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal akan berperan signifikan dalam memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia hingga sepekan ke depan.Pada skala global, El Niño–Southern Oscillation (ENSO) terpantau menguat pada fase negatif yang mengindikasikan La Niña lemah. Kondisi ini berpotensi mendukung peningkatan aktivitas konveksi dan pembentukan awan hujan.Sementara itu, pada skala regional, saat ini tercatat perbedaan tekanan udara sebesar +13.9 yang menunjukkan adanya perambatan seruakan dingin (cold surge) dari Asia menuju wilayah Indonesia.Nilai Cross-Equatorial Northerly Surge (CENS) yang saat ini terpantau  sebesar -5.3 juga berada pada kategori signifikan. Kombinasi dinamika tersebut diprakirakan memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia, terutama pada Tahun Baru 2026.Kondisi suhu muka laut yang hangat juga dapat meningkatkan potensi penambahan massa uap air di Pesisir barat dan timur Sumatra, perairan selatan Kepulauan Natuna, perairan di sekitar Kalimantan, perairan utara dan selatan Jawa, Teluk Cendrawasih, Teluk Bone, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Banda, dan Samudera Pasifik utara Papua.Selain itu, kombinasi antara Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator diprakirakan aktif di wilayah bagian utara dari Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Laut Jawa, Maluku, Papua Barat dan Papua Selatan yang berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas konvektif dan potensi hujan di wilayah tersebut.Siklon tropis Grant sendiri saat ini terpantau di Samudra Hindia selatan Bengkulu dengan kecepatan angin maksimum 35 knot (65 km/jam) dan tekanan udara minimum 997 hPa, dengan arah gerak ke Barat.Siklon tropis ini dapat berpotensi membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi), dan pertemuan angin (konfluensi) di wilayah Samudra Hindia Barat Bengkulu, Lampung, hingga selatan Banten.Sementara itu, bibit siklon tropis 96S terbentuk di Samudra Hindia Selatan NTB dengan kecepatan maksimum 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara minimum 1008 hPa, dengan arah gerak ke barat.Bibit siklon tropis ini menginduksi terbentuknya daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi) di NTB dan NTT bagian selatan.Sirkulasi siklonik juga terpantau di Laut Natuna sebelah utara Kalimantan Barat, barat Aceh yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin di Aceh, Bangka Belitung, dan Kalimantan Barat.Kondisi-kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah siklon tropis, bibit siklon tropis, dan sirkulasi siklonik.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-16 19:02