BALIKPAPAN, - Sebanyak 10 pasangan pengantin melangsungkan akad nikah dalam program nikah massal yang digelar di Aula Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, pada Senin pagi.Acara ini menjadi bagian dari upaya sosialisasi pentingnya pencatatan nikah sekaligus memeriahkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 tingkat Kota Balikpapan dan menyambut Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80.Salah satu pasangan yang mengikuti program nikah massal adalah Kurniawan dan istrinya, Perni Agustina Warior.Dia mengaku bahagia bahagia melangsungkan pernikahan secara massal.Baca juga: Nikah Massal Gratis di Pekanbaru, Pengantin Akan Diarak di Car Free DayKurniawan mengaku mendapat informasi mengenai nikah massal ini dari KUA dan memilih momen ini untuk melangsungkan pernikahan."Yang pasti bahagia, senang bisa melangsungkan pernikahan hari ini," kata Kurniawan.Sang istri, Perni, mengaku sudah mengenal Kurniawan setahun terakhir. Perkenalan mereka bermula saat Perni menjalani magang di Jakarta.Hubungan Perni dan Kurniawan lantas berlanjut dan sempat diwarnai Long Distance Relationship (LDR), di mana Kurniawan berada di Jakarta sementara Perni sudah berada di Balikpapan.Keduanya akhirnya bertemu dan memutuskan untuk menjalin hubungan lebih serius di Balikpapan.Baca juga: Strategi Penindakan Operasi Zebra 2025 di Balikpapan Diubah, Lebih Ketat Gunakan ETLEDitanya mengenai alasan mantap untuk menikah, Perni menyampaikan jawabannya dengan lugas."Karena kekuatan cintanya luar biasa. Dia juga menunjukkan keseriusannya, makanya saya bersedia," kata Perni.Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan, Masrivani, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan dalam rangka menyambut HAB Kemenag yang jatuh pada 3 Januari 2026."Alhamdulillah hari ini saya membersamai dan memantau teman-teman, kepala KUA kecamatan se-Kota Balikpapan yang hari ini dalam rangka memeriahkan pelaksanaan MTQ ke-53 Kota Balikpapan yang diselenggarakan sebagai tuan rumah adalah Kecamatan Balikpapan Utara," ujar Masrivani.Program nikah massal ini menjadi bentuk sosialisasi bahwa proses pencatatan nikah bukanlah sesuatu yang sulit, melainkan tanggung jawab pasangan untuk menjaga hubungan mereka tetap legal.Baca juga: Remaja Hilang di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung ManggarKegiatan ini diselenggarakan oleh KUA bekerja sama dengan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI), wadah profesi para penghulu di lingkungan Kementerian Agama."Hari ini dinikahkan ada 10 pasang yang kita himpun dari pernikahan-pernikahan di kantor (KUA) untuk kita arahkan ke kegiatan ini," tambahnya.
(prf/ega)
Bahagia Nikah Massal di Balikpapan, Kisah Cinta LDR Berujung Pelaminan
2026-01-12 16:34:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 15:56
| 2026-01-12 15:20
| 2026-01-12 15:11
| 2026-01-12 14:48










































