PURWOREJO, - Pemandangan kebersamaan yang sarat makna toleransi tampak di Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Minggu .Menjelang perayaan Natal 2025, warga RT 2 RW 1 Desa Kemanukan yang terdiri dari 5 penganut agama serta kepercayaan bergotong royong menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan, termasuk area sekitar Gereja Santa Fransiskus Xaverius.Kegiatan ini menjadi potret nyata kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai keberagaman. Tanpa sekat perbedaan keyakinan, warga dari berbagai latar belakang agama Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu dan penganut kepercayaan turut ambil bagian dalam kerja bakti tersebut.Baca juga: Wabup Purworejo soal Dapur MBG: Banyak Titik Sudah Masuk Sistem tapi Tak Ada ProgramnyaMereka bahu-membahu membersihkan jalan lingkungan, mengangkat sampah, mengeruk saluran air, hingga merapikan area halaman gereja.Sejak pagi hari, suasana kebersamaan terlihat jelas. Warga membawa peralatan kerja masing-masing, mulai dari sapu, cangkul, hingga alat kebersihan lainnya. Sesekali terdengar canda ringan di sela-sela aktivitas, mencerminkan hubungan sosial yang akrab dan penuh rasa saling menghormati.Baca juga: Bendung Bener di Purworejo Terancam Gagal Target, Wabup: Pemerintah Pusat Tanggung JawabKerja bakti ini bukan hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi umat Katolik yang akan melaksanakan rangkaian ibadah Natal.Lingkungan yang nyaman dan aman diharapkan dapat menunjang kekhusyukan umat dalam menjalankan ibadah hari besar keagamaannya.Sekretaris RT 2 RW 1 Desa Kemanukan, Agung Budi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian sosial yang telah lama menjadi tradisi warga. Menurutnya, perbedaan agama tidak pernah menjadi penghalang untuk saling membantu dan menjaga kebersamaan di lingkungan tempat tinggal.“Kerja bakti ini menjadi bentuk dukungan kami agar pelaksanaan ibadah Natal dapat berjalan dengan lancar dan nyaman. Ini juga sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan warga. Di sini, perbedaan bukan untuk dipersoalkan, tetapi untuk saling menghargai,” ujar Agung Budi, Senin .
(prf/ega)
Beda Iman Satu Kepedulian: Warga 5 Agama di Purworejo Gotong Royong Bersihkan Gereja Sambut Natal
2026-01-13 00:43:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 00:33
| 2026-01-13 00:15
| 2026-01-13 00:11
| 2026-01-12 22:16
| 2026-01-12 22:12










































