PDIP: Natal adalah Awal Penyelamatan, Menjaga Hutan, dan Penghijauan

2026-02-02 05:09:58
PDIP: Natal adalah Awal Penyelamatan, Menjaga Hutan, dan Penghijauan
JAKARTA, - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memaknai Hari Raya Natal 2025 di tengah suasana dampak banjir Sumatera sebagai momen untuk bangkit menyelamatkan alam."Natal adalah awal karya penyelamatan. Merawat pertiwi dengan menjaga hutan, menjaga sungai dan mata air, serta gerakan penghijauan juga bagian dari karya penyelamatan. Sebab alam raya dan manusia adalah satu kesatuan. Semua harus dalam keseimbangan," jelas Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis ..PDIP mengucapkan Selamat Natal 2025 kepada seluruh umat Kristiani yang merayakannya.Hasto Kristiyanto mengatakan Natal adalah karya penyelamatan Allah yang dimulai melalui kelahiran Bayi Kristus secara sederhana dan sarat solidaritas sosial."Semangat Natal sangat relevan di tengah situasi bencana alam yang melanda beberapa wilayah Indonesia," ujar Hasto.Baca juga: Gibran Ucapkan Selamat Hari Natal, Ajak Doakan Korban Banjir SumateraHasto mengatakan, Natal tahun ini dirayakan dalam suasana berbeda.Bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera serta beberapa wilayah lainnya di Indonesia yang mengakibatkan korban jiwa dan harta benda."Perayaan Natal DPP PDI Perjuangan akan dilakukan di Tapanuli Tengah. Natal itu keberpihakan, termasuk mereka yang sedang susah akibat bencana alam,” kata Hasto.Oleh karena itu, Hasto mengajak merapalkan doa untuk warga Indonesia yang tengah terdampak bencana alam, terutama Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.Baca juga: Natal 2025, Uskup Agung Jakarta Ajak Doa Bersama untuk Korban Banjir SumateraHasto mengatakan bencana yang sedang dihadapi ini merupakan ujian yang dapat memperkuat iman dan kesabaran kita."Mari kita jadikan momentum Natal ini untuk berbela rasa, melakukan langkah konkret membantu korban bencana, sambil menggelorakan harapan dengan bergotong royong dan mempercepat rehabilitasi seluruh fasilitas fisik," ucap Hasto.Dia menambahkan, partainya menurunkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP bersama tim medis dan bantuan kemanusiaan yang diturunkan di sejumlah wilayah.Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri pun langsung memberikan arahan Baguna menyediakan dapur umum yang bisa dimanfaatkan semua pihak."Siapa pun yang terkena dampak, siapa pun yang butuh makan, dipersilakan untuk makan. Ini tidak ada urusan partai, ini adalah murni urusan kemanusiaan," kata Hasto mengutip arahan Megawati.Belajar dari bencana alam sepanjang 2025, Hasto mengatakan seluruh pemimpin di tingkat pusat dan daerah kembali menunjukkan kepedulian tinggi serta berkomitmen merawat pertiwi dan kelestarian alam demi kesejahteraan dan kebaikan bersama.Salurkan bantuan Anda untuk korban banjir Sumatera lewat tautan kanal donasi di bawah ini:https://kmp.im/BencanaSumatera


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-02-02 03:47