Hari Ini, Direktur Mecimapro Bacakan Eksepsi atas Kasus Dugaan Penggelapan Dana Konser TWICE

2026-02-03 22:50:52
Hari Ini, Direktur Mecimapro Bacakan Eksepsi atas Kasus Dugaan Penggelapan Dana Konser TWICE
JAKARTA, - Direktur PT Mecimapro, Franciska Dwi Meilani atau Melani, akan menjalani sidang lanjutan atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana investor konser K-Pop TWICE di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa .Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Selatan dengan nomor perkara 722/Pid.B/2025/PN JKT.Sel, agenda sidang hari ini adalah eksepsi dari terdakwa Melani.Dalam SIPP PN Jakarta Selatan, sidang tersebut dijadwalkan mulai pukul 13.45 WIB.Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Mecimapro Tetap Beroperasi di Tengah Kasus Hukum MelaniPada sidang sebelumnya, kuasa hukum Melani, Ardi Wira, mengatakan, ia keberatan atas dakwaan JPU dan menilai perkara ini bukanlah tindak pidana.“Kami keberatan atas dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum. Kasus ini adalah kesepakatan perjanjian kerja sama,” ujar Ardi setelah sidang.Ia juga menunjukkan dokumen perjanjian antara PT MIB dan PT Mecimapro sebagai dasar argumen bahwa sengketa harusnya diselesaikan secara perdata.Baca juga: Fakta Sidang Melani Mecimapro: Didakwa Gelapkan Investasi Rp 10 Miliar dan Dugaan Akal-akalan“Ini adalah perjanjian kesepakatan kedua perusahaan,” kata Ardi.Kuasa hukum menilai dakwaan pasal penggelapan dan penipuan tidak tepat diterapkan pada kasus ini.Ia menyebut terdapat dugaan “akal-akalan” dari pihak investor yang membawa sengketa perjanjian ke ranah pidana.“Akal-akalan ini merusak nama baik klien kami yang notabene promotor konser,” kata Ardi.Baca juga: Melani Mecimapro Ajukan Penangguhan Penahanan di Kasus Penggelapan Dana Konser TWICEMenurut Ardi, karena konser telah terlaksana, tuduhan bahwa dana tidak digunakan sebagaimana mestinya dianggap tidak relevan.Ardi berharap eksepsi kliennya dapat diterima majelis hakim.Kasus ini bermula dari kerja sama antara PT Media Inspirasi Bangsa (MIB) sebagai investor dan PT Melani Citra Permata (Mecimapro) dalam penyelenggaraan konser TWICE pada 23 Desember 2023.Baca juga: Direktur Mecimapro Melani Didakwa Penipuan dan Penggelapan Dana Rp10 Miliar untuk Konser TWICEPT MIB menilai dana yang telah diberikan tidak digunakan sebagaimana mestinya.Setelah somasi tidak membuahkan hasil, MIB melaporkan Melani ke Polda Metro Jaya pada 10 Januari 2025.Kini perkara tersebut bergulir ke meja hijau.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-02-03 22:02