Apa Itu Superflu dan Perlukah Kita Waspada? Ini Penjelasan IDAI

2026-01-12 05:47:30
Apa Itu Superflu dan Perlukah Kita Waspada? Ini Penjelasan IDAI
- Belakangan ini, penyakit yang disebut dengan istilah "Superflu" menjadi buah bibir, bahkan sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Lantaran relatif sulit dikenali, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendorong kembali pengaplikasian perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta imunisasi influenza.Tapi apa sih sebenarnya Superflu itu, dan perlukah kita mengkhawatirkan penyakit ini?Baca juga: Rumah Sakit di Inggris Nyatakan Superflu sebagai Kasus Kritis, Sekolah Ditutup, Mirip Lockdown Covid-19Ketua Pengurus Pusat IDAI DR. Dr. Piprim Basarah Yanuarso menjelaskan Superflu bukan merupakan terminologi medis. Istilah tersebut kerap dipakai oleh orang awam yang menggambarkan infeksi influenza A H3N2 subclade K.Virus menular ini dilaporkan agak sulit dikenali dan dapat menembus kekebalan yang sudah terbentuk sebelumnya. "Pada prinsipnya setiap penyakit menular, hal pertama yang harus kita kerjakan adalah PHBS, perilaku hidup bersih dan sehat," papar Piprim dalam Media Briefing IDAI bertajuk Mengenali dan Mewaspadai Superflu via Zoom Cloud Meetings, Senin .Tangkapan layar oleh /Mannisa Elfira DR Dr Piprim dalam Media Briefing IDAI via Zoom Cloud Meetings, Senin .Pengalaman sepanjang pandemi Covid-19 dapat menjadi bekal penting bagi masyarakat. Mulai dari kebiasaan cuci tangan dengan bersih, menghindari kerumunan, memakai masker, dan lain sebagainya.Baca juga: Kasus “Super Flu” Meningkat di AS, Ini Gejala yang Banyak DikeluhkanJenis influenza ini tak bisa dianggap sepele.Piprim menambahkan, virus ini bisa memberikan dampak serius bagi anak-anak dengan komorbid.Contohnya, anak-anak dengan penyakit asma, jantung bawaan, hingga kondisi akibat gaya hidup seperti obesitas dan diabetes."Anak-anak dengan kondisi seperti ini jika tertular influenza tipa A atau tipe baru bisa berakibat serius," tegasnya.Piprim menganjurkan pemberian imunisasi influenza pada anak mulai enam bulan ke atas. Sedangkan bagi bayi di bawah angka tersebut, proteksi bisa diberikan melalui imunisasi influenza bagi ibu hamil. 


(prf/ega)