Pupuk Kujang Ubah Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

2026-01-12 09:31:44
Pupuk Kujang Ubah Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif
KARAWANG, - PT Pupuk Kujang telah meluncurkan inisiatif untuk mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif.Program ini dilakukan melalui proses daur ulang menggunakan alat khusus, yang bertujuan untuk mengurangi akumulasi sampah di lingkungan perusahaan.Kasmadi, VP Departemen K3LH Pupuk Kujang menjelaskan proses pembuatannya.Sebelum sampah plastik diolah menjadi bahan bakar cair, seluruh jenis sampah plastik di kawasan Pupuk Kujang, seperti kantong kresek, botol minuman kemasan, dan berbagai jenis plastik lainnya, dikumpulkan dan dipilah."Menggunakan alat khusus, plastik-plastik yang telah dipilih akan diolah sedemikian rupa hingga berubah bentuk menjadi bahan bakar," ungkap Kasmadi pada Rabu .Baca juga: Krisis Sampah Membayangi Kabupaten Bogor, Bupati Arahkan Pengelolaan Sampah dari DesaUntuk kegiatan ini, pihaknya bekerja sama dengan Get Plastic, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada isu lingkungan.Get Plastic menyediakan mesin pirolisis, alat yang digunakan untuk membakar sampah plastik.Namun, dengan penyesuaian tertentu, sistem penyulingan ditancapkan pada alat tersebut, sehingga asap hasil pembakaran plastik langsung disuling menjadi cairan."Cairan itu yang bisa menjadi bahan bakar minyak," jelas Kasmadi.Kasmadi optimistis, program ini dapat membantu mengatasi masalah sampah plastik. Selain itu, bahan bakar minyak yang dihasilkan dapat menjadi alternatif, terutama untuk digunakan dalam transportasi perusahaan."Selain bisa mencegah penumpukan sampah di lingkungan perusahaan, program ini bisa membuat biaya BBM transportasi lebih efisien. Itu keuntungannya," tuturnya.Baca juga: Tangsel Kembali Lirik TPSA Cilowong Kota Serang untuk Buang SampahIne Febriyanti dari Divisi Program Get Plastic menjelaskan, berdasarkan hasil pengecekan laboratorium Pertamina (Persero), BBM yang dihasilkan memiliki kadar research octane number hingga 92,3."Minyak yang dihasilkan dari daur ulang sampah plastik ini sangat aman digunakan kendaraan bermotor," kata Ine.Di tahap awal, satu unit mesin pirolisis telah disiapkan untuk digunakan di area Pupuk Kujang. Alat ini mampu mengolah 5 kilogram sampah plastik menjadi 5 liter bahan bakar.Selain menghasilkan BBM alternatif, mesin tersebut juga dapat mengubah plastik menjadi briket atau bahan bakar padat.Ine menjelaskan, ketika sampah plastik dipanaskan dalam kondisi tanpa oksigen atau dengan oksigen yang sangat terbatas, proses ini dapat memecah plastik menjadi tiga bentuk yaitu cairan, gas, dan padat."Yang cair menjadi BBM, yang padat menjadi briket," tambahnya.Mengacu pada Fullrene Journal of Chemistry, proses pirolisis sampah plastik dapat menghasilkan fraksi bensin sebesar 36,20 persen dalam bentuk asap cair, dengan kandungan kimia yang mencakup 45 senyawa, termasuk alkana, alkena, sikloalkana, hingga alkohol.Teknologi pirolisis ini juga pernah diuji di Institut Pertanian Bogor (IPB), di mana tim mahasiswa berhasil mengolah sampah plastik dan sampah pertanian menjadi energi terbarukan.


(prf/ega)