Produksi Emas Freeport Diperkirakan Turun 30 Persen pada 2026 Akibat Insiden Longsor

2026-01-12 05:08:58
Produksi Emas Freeport Diperkirakan Turun 30 Persen pada 2026 Akibat Insiden Longsor
JAKARTA, - PT Freeport Indonesia (PTFI) mengakui produksi emas miliknya berpotensi menurun di 2026 mendatang. Wakil Presiden Direktur Freeport Indonesia, Jenpino Ngabdi, mengatakan, alasannya karena ada insiden longsor di salah satu area tambang perusahaan, yang membuat lini produksi emas Freeport secara keseluruhan diperkirakan mengalami penurunan hingga 30 persen pada 2026. "Untuk tahun depan kemungkinan supply atau produksi kita ya berkurang 30 persen dari kondisi normalnya ya. Karena mungkin kita ketahui ada insiden," ujarnya saat ditemui di acara Bullion Connect 2025 di The Gade Tower, Jakarta Pusat, Rabu . Ia menjelaskan bahwa produksi normal perusahaan biasanya mencapai sekitar 50–60 ton per tahun. Namun, untuk tahun ini, produksi diperkirakan hanya sekitar 15 ton, dengan sebagian besar pasokan disalurkan ke Antam. Baca juga: Tambang Freeport Kolaps, Harga Emas Naik, Airlangga: Pasokan Seret, Inflasi Tetap Terkendali Produksi diproyeksikan kembali normal di kisaran 50–60 ton pada tahun 2027. "Karena mungkin kita ketahui ada insiden wetmark. Jadi mungkin kita kembali normal supply 50-60 ton di tahun 2027," lanjutnya. Ia mengatakan bahwa tahun ini PTFI baru mulai memproduksi emas sehingga belum beroperasi dengan kapasitas penuh. Hal itu terjadi karena perusahaan masih membereskan dampak dari insiden yang terjadi sebelumnya, sehingga produksi menurun. Baca juga: Freeport Kaji Potensi Ambil Konsentrat Tembaga dari Amman Buat Operasi Smelter Diberitakan Kompas.com sebelumnya, peristiwa longsor di di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Kabupaten Mimika, Papua Tengah ini terjadi pada Senin sekitar pukul 22.00 WIT. Saat kejadian, aliran material basah atau lumpur dalam jumlah besar mengalir dan menutup akses ke area tententu di tambang. PTFI menghentikan sementara aktivitas pertambangan, guna fokus melakukan evakuasi terhadap 7 orang pekerja yang terjebak di longsor tersebut. Sementara itu, aktivitas di Grasberg masih ditangguhkan hingga investigasi rampung.Baca juga: Ekonom: Tambahan Saham Freeport Jadi Momentum Kedaulatan Ekonomi


(prf/ega)