Cegah Gangguan Kamtibmas, Polisi di Demak Jateng Patroli di Titik-titik Rawan

2026-02-02 07:47:18
Cegah Gangguan Kamtibmas, Polisi di Demak Jateng Patroli di Titik-titik Rawan
Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha mengimbau para orang tua untuk mengawasi anak-anak selama libur Natal 2025 dan tahun baru 2026 (Nataru). Pengawasan tersebut diperlukan agar anak tidak terjerumus dalam aksi balap liar hingga narkoba.Ari meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama pada malam hari, dan memastikan anak-anak sudah di rumah paling lambat pada pukul 22.00 WIB."Peran orang tua sangat penting. Pastikan anak-anak berada di rumah pada malam hari, bangun komunikasi yang baik, serta berikan edukasi tentang bahaya kenakalan remaja," imbau Ari dalam keterangan tertulis yang diterima, seperti dilansir detikJateng, Senin (29/12/2025).Menurut Ari, pengawasan orang tua merupakan kunci untuk mencegah anak-anak terjerumus dalam aksi balap liar, keterlibatan geng motor, penyalahgunaan narkoba, ataupun aktivitas lain yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Selain itu, lanjutnya, pengawasan orang tua dapat mencegah anak menjadi korban tindak kejahatan.Ari pun mengajak masyarakat secara aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian melalui call center 110."Apabila masyarakat melihat atau mengalami gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui call center 110. Petugas kami akan merespons dengan cepat dan melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur," tegasnya.Ari mengatakan Polres Demak juga meningkatkan patroli untuk menjaga situasi kamtibmas selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025. Personel secara rutin berpatroli di sejumlah titik rawan, khususnya pada malam hari, guna mencegah gangguan keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.Lebih lanjut, Ari menegaskan, pihaknya tidak ragu memberikan tindakan tegas terhadap pelaku anarkis atau pihak yang sengaja mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di Demak."Siapa pun yang melakukan tindakan anarkistis dan mengganggu kamtibmas akan kami tindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku demi menjaga situasi Kabupaten Demak tetap aman dan kondusif," tegasnya.Baca selengkapnya di siniSimak juga Video: Laka Lantas-Kriminalitas di Jatim Menurun Selama Operasi Ketupat Semeru 2025[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-02 07:33