Penurunan Tanah Perparah Banjir Bandung Selatan, Wilayah Dayeuhkolot hingga Bojongsoang Bak "Mangkuk"

2026-01-15 21:06:55
Penurunan Tanah Perparah Banjir Bandung Selatan, Wilayah Dayeuhkolot hingga Bojongsoang Bak
BANDUNG, KOMPAS. com — Banjir yang kembali merendam wilayah Bandung Selatan, Jawa Barat, terutama di Kecamatan Dayeuhkolot, Bojongsoang, Bandung Selatan dan sekitarnya, tidak semata dipicu oleh tingginya curah hujan.Penurunan muka tanah yang berlangsung selama bertahun-tahun dinilai menjadi faktor kunci yang memperparah banjir dan membuat genangan sulit surut.Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengidentifikasi penurunan permukaan tanah sebagai salah satu faktor utama yang memperparah banjir tahunan di wilayah Bandung selatan. Baca juga: Pakar ITB Sebut Banjir Bandung Raya Terancam Makin Parah pada 2050Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menuturkan, kondisi penurunan permukaan tanah membuat sejumlah wilayah kini berada lebih rendah daripada permukaan air.Akibatnya, luapan sungai kian sulit dikendalikan meski curah hujan tidak terlalu ekstrem. “Bandung ini permukaannya sudah sangat di bawah laut. Itulah kenapa air selalu naik setiap musim hujan,” ujar Dedi saat ditemui di Kantor Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu . Baca juga: Ikuti Langkah Dedi Mulyadi, Bupati Bandung Moratorium Izin PerumahanPeneliti dari Jurusan Geodesi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr Ir Heri Andreas ST MT, menjelaskan bahwa wilayah Bandung Selatan mengalami penurunan muka tanah yang cukup signifikan.Pada fase awal, laju penurunan tanah bahkan bisa mencapai 8 hingga 10 sentimeter per tahun. “Kalau penurunan ini terjadi terus-menerus selama bertahun-tahun, maka akan terakumulasi dan membentuk cekungan atau subsidence. Secara alami, air akan mengalir ke tempat yang lebih rendah. Akibatnya, wilayah tersebut berubah menjadi cekungan banjir,” ujar Heri, dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa .Baca juga: Belajar dari Bencana di Sumatera, Dedi Mulyadi Tegaskan Komitmen Konservasi Jawa BaratKondisi itu menyebabkan kawasan Dayeuhkolot dan Bojongsoang kini menyerupai mangkuk raksasa. Air dari berbagai arah, termasuk limpasan sungai dan air hujan, akan berkumpul di wilayah tersebut.“Itulah sebabnya, ketika banjir terjadi, air sangat sulit cepat kering. Airnya sudah terlanjur terkumpul di satu cekungan besar,” kata Heri.Humas Jabar Situasi banjir yang menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat akibat hujan deras yang melanda tersebut selama sepekan, Minggu .Menurut Heri, penurunan muka tanah di Bandung Selatan pada awalnya dipicu oleh aktivitas industri yang berkembang cukup masif. Industri-industri tersebut banyak memanfaatkan air tanah dalam jumlah besar, sehingga tekanan terhadap lapisan tanah meningkat.Seiring waktu, pertumbuhan penduduk dan pesatnya pembangunan permukiman memperparah kondisi tersebut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hotel bintang lima di Jakarta ini menawarkan promo bersantap malam (dinner) dan menginap spesial Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Tersedia promo buffet makan malam Natal 24 Desember 2025 dan Hari Natal 25 Desember 2025 dengan harga Rp 450.000 per orang.Ada menu family set dengan minimum jumlah lima orang tamu. Kami bisa buatkan family set dadri appetizer sampai dessert, kata Anton ketika ditemui Kompas.com usai acara Christmas Tree Lighting Ceremony di Hotel Sultan, Jumat malam.Baca juga: Pilihan Hotel Strategis di Malaysia, Bisa Jalan Kaki ke Bukit Bintang dan KLCCSelanjutnya, promo menginap di Hotel Sultan dibanderol mulai Rp 2,7 juta net per malam. Tarif ini berlaku untuk tipe kamar Deluxe dan sudah termasuk sarapan untuk dua orang.Bila ingin menikmati paket menginap, sarapan, dan Gala Dinner di Kudus Hall Hotel Sultan untuk dua orang, tamu perlu merogoh kocek sebesar Rp 3,8 jutaan per malam.Ada potongan harga 15 persen untuk tamu yang melakukan reservasi sebelum tanggal 16 Desember 2025. Setelah itu, harganya normal, pungkas AntonBagi pengunjung yang ingin bersantap malam sambil menghitung mundur kemeriahan malam tahun baru tanpa menginap, tersedia opsi Gala Dinner di Kudus Hall seharga Rp 750.000 net per orang.Baca juga: Deretan Hotel Peraih Michelin Key 2025 di Asia, Ada dari IndonesiaHotel Sultan atau The Sultan Hotel & Residence Jakarta termasuk hotel mewah pada zamannya. Hotel bintang lima ini berlokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.Anton menyebut, Hotel Sultan merupakan hotel terbesar di Jakarta dengan luas area sekitar 13,5 hektare. Saat ini, terdapat 708 kamar di Hotel Sultan dengan delapan tipe, yakni Deluxe Room, Grand Deluxe, Premiere Deluxe, Executive Room, Garden Suite, Garden Alcove, Lagoon Suite, dan Presidential Suite.Tarif menginap di Hotel Sultan berkisar Rp 1,4 jutaan per malam untuk Deluxe Room hingga Rp 125 jutaan per malam untuk tipe Presidential Suite dengan luas kamar 800 meter persegi.Selain kamar hotel, Hotel Sultan juga menawarkan akomodasi lain (residence) yang terdiri dari apartemen dengan dua dan tiga kamar.Tarifnya berkisar mulai Rp 2,8 jutaan per malam. Akomodasi ini dilengkapi dengan fasilitas berupa kolam renang dan pusat kebugaran terpisah dari hotel.Baca juga: Hotel di Garut Pemandangan 3 Gunung, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

| 2026-01-15 19:30