Siswi yang Bunuh Ibu Kandung di Medan Ternyata Masih SD, Motif Didalami

2026-01-14 05:37:20
Siswi yang Bunuh Ibu Kandung di Medan Ternyata Masih SD, Motif Didalami
Polisi mengamankan siswi berinisial AI (12) yang diduga membunuh ibu kandungnya, F (42), di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). AI, yang sebelumnya disebut duduk di bangku SMP, ternyata masih siswi SD.Untuk diketahui, pernyataan bahwa AI adalah seorang siswi SMP disampaikan oleh kepala lingkungan setempat.Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Dearma Sinaga mengatakan terduga pelaku masih berusia 12 tahun. Saat ini, AI duduk di bangku kelas 6 SD."SD kelas 6," kata Dearma saat dimintai konfirmasi, seperti dilansir detikSumut, Rabu (10/12/2025).Pantauan detikSumut, AI sempat dibawa penyidik PPA Satreskrim Polrestabes Medan ke RS Bhayangkara Medan bertemu dengan keluarganya. Selang beberapa waktu, AI kembali dibawa oleh penyidik.Saat ini, korban masih dalam proses autopsi di RS Bhayangkara Medan. Sejumlah keluarga serta rekan korban berdatangan ke RS itu sejak siang tadi.Polrestabes Medan saat ini masih mendalami motif AI diduga melakukan pembunuhan itu. Pemeriksaan AI dilakukan dengan pendampingan karena usianya yang masih di bawah umur."Masih didalami (soal motif)," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto saat dimintai konfirmasi.Baca selengkapnya di siniSimak juga Video: Diduga Alami Gangguan Jiwa, Anak Bunuh Ayah-Ibu di Ponorogo[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-01-14 03:07