Bahlil Lapor ke Prabowo, Sebut Stok BBM dan Elpiji Aman

2026-01-12 07:50:58
Bahlil Lapor ke Prabowo, Sebut Stok BBM dan Elpiji Aman
JAKARTA, - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan di periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).Hal itu dilaporkan Bahlil kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin .Ia menuturkan, ketahanan stok BBM jenis bensin atau gasoline rata-rata mencapai 18 hari.Terdiri dari stok RON 90 sekitar 18 hari, RON 92 sekitar 22 hari, dan RON 95 sekitar 28 hari.Baca juga: Ara Lapor Prabowo, 2.600 Rumah Korban Banjir Sumatera Akan Dibangun Tanpa APBNKemudian, untuk ketahanan stok solar atau gasoil berada pada kisaran 17-18 hari.Sementara itu, elpiji tercatat aman dengan ketahanan stok sekitar 18 hari."Jadi ini semua masih dalam koridor stok standar minimum nasional. Jadi kalau untuk Nataru, insyaallah aman Bapak, sekalipun kita kena persoalan di bencana," ujar Bahlil.Adapun untuk memenuhi kebutuhan energi sepanjang Nataru, telah dibentuk Posko Nataru Sektor ESDM yang berlangsung selama 22 hari, yakni sepanjang 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.Pada periode Nataru, konsumsi BBM jenis bensin diproyeksi naik 3,2 persen dibandingkan kondisi normal.Sementara konsumsi bahan bakar pesawat atau avtur akan naik 5,2 persen, dan minyak tanah atau kerosin naik 4,3 persen.Terpisah, Ketua Posko Nataru ESDM Erika Retnowati mengatakan, konsumsi BBM akan meningkat seiring dengan naiknya mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun. "Secara umum kondisi ketahanan stok BBM aman dengan ketahanan stok dijaga pada kisaran 17-23 hari," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin .Sebaliknya, konsumsi BBM jenis solar atau gasoil diperkirakan menurun sebesar 7,6 persen.Penurunan konsumsi ini dikarenakan pergerakan angkutan barang dibatasi selama libur panjang akhir tahun.Sedangkan untuk konsumsi elpiji, diproyeksi meningkat 7,2 persen saat Nataru dibandingkan kondisi normal.Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PT Pertamina (Persero) pun menyiagakan 125 Terminal BBM, 7.885 SPBU, dan 72 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), serta fasilitas tambahan di wilayah-wilayah dengan permintaan tinggi.Sementara itu, untuk gas, Pertamina menyiagakan 40 terminal elpiji, 736 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), dan 6.634 Agen elpiji."Kondisi stok elpiji dipertahankan tetap stabil dan disiapkan Pangkalan elpiji siaga 24 jam, khususnya untuk wilayah dengan demand tinggi," kata Erika.Baca juga: Lapor ke Prabowo, Menhub Sebut 119,5 Juta Orang Bakal Berpergian Saat Libur Nataru 2025/2026


(prf/ega)