Tim SAR gabungan yang dikoordinasikan oleh Kantor SAR Bandung melanjutkan operasi pencarian sejak pagi, tetapi hingga siang hari, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.Muhammad Adip, Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, menjelaskan bahwa pencarian tetap dilakukan secara intensif meskipun medan di lokasi kejadian tergolong ekstrem."Tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian di hari ke-7 dan hasil saat ini masih nihil," ungkapnya saat ditemui di lokasi, Kamis .Baca juga: Bertahan di Bawah Reruntuhan, Kisah Amas Selamat dari Longsor Arjasari, BandungPencarian difokuskan pada dua titik utama, yakni worksheet 1 dan worksheet 2.Sebelum turun ke lapangan, tim melakukan asesmen menggunakan drone untuk memetakan area yang berpotensi menjadi lokasi tertimbunnya korban.Selain itu, tim juga mengerahkan anjing pelacak sebagai bagian dari upaya deteksi. "Di worksheet 1 dan 2 itu yang paling kami fokuskan. Tadi pagi kami lakukan asesmen drone, anjing pelacak juga diturunkan," jelas Adip.Untuk menjaga keselamatan personel yang bekerja di medan yang labil, Basarnas telah menempatkan petugas safety officer di area mahkota longsoran."Kalau ada potensi membahayakan personel, kegiatan akan langsung dihentikan," tegasnya.Selama tujuh hari operasi, tim menghadapi tantangan berat akibat kondisi tanah yang sangat gembur.Pada hari pertama pencarian, ekskavator yang dikerahkan sempat ambles, sehingga operasional alat berat tersebut terpaksa dihentikan."Medannya sangat-sangat gembur. Ekskavator pun ambles masuk," kata Adip.Setelah itu, pencarian dilakukan sepenuhnya dengan metode manual menggunakan cangkul, sekop, dan pompa alkon.Tim juga menyusuri aliran sungai dan area persawahan di sekitar lokasi."Alhamdulillah sudah selesai. Karena di situ aliran sungai dan bekas sawah, kondisi tanahnya sangat labil," ujarnya.Adip menambahkan bahwa tim melakukan evaluasi rutin setiap sore untuk menilai efektivitas metode pencarian dan menentukan strategi selanjutnya.
(prf/ega)
Korban Longsor Arjasari Belum Ditemukan, Tim SAR Terus Berjuang
2026-01-12 10:57:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 10:19
| 2026-01-12 09:40
| 2026-01-12 09:16
| 2026-01-12 09:06










































