PATI, – Banjir bandang melanda sejumlah desa di Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, pada Jumat akibat tingginya intensitas hujan sejak pagi.Berdasarkan pantauan di lapangan, hingga pukul 14.15 WIB genangan masih terlihat cukup tinggi di Desa Jimbaran, Kecamatan Margorejo.Sri, warga setempat, menuturkan hujan mulai turun deras sekitar pukul 10.00 WIB dan tak kunjung reda hingga menjelang waktu salat Jumat.“Hujannya mulai jam 10, terus sampai dhuhur jam 12 kurang. Banjir ini selutut orang dewasa. Biasanya banjir di sini sebentar, nanti selang beberapa jam surut,” ujarnya.Baca juga: Selalu Dikepung Banjir, Lembang Mendesak Butuh Kolam RetensiMenurutnya, air mulai datang sebelum azan dhuhur. Namun, banjirnya tidak masuk ke dalam rumah.“Tadi dalam sekali mas. Biasanya enggak sampai masuk rumah,” tambahnya.Hal senada disampaikan warga lain, Tony Setiawan. Ia menyebut banjir mulai datang sekitar pukul 11.30 WIB.“Ketinggian tadi sampai paha mas. Masuk rumah juga, padahal biasanya nggak pernah masuk. Karena hujannya deras banget, mungkin air dari pegunungan juga turun,” jelasnya.Tony menegaskan bahwa banjir kali ini merupakan yang terbesar selama bulan ini.“Ini paling gede mas. Baru kali ini sampai masuk rumah. Kalau bulan ini sudah empat kali banjir, tapi yang ini paling tinggi. Tadi jam 12 itu paling tinggi, ada 80 cm lebih mas,” tuturnya.Baca juga: Atasi Banjir, Bangunan di Bantaran Sungai Sidoarjo Akan DibongkarSementara itu, Korlap Rescue BNPB Kecamatan Margorejo, David Setiawan, menyampaikan bahwa pihaknya masih mengumpulkan data asesmen dari beberapa desa terdampak.“Data asesmen masih kita kumpulkan, karena masih ada beberapa desa. Untuk sementara yang terdampak banjir limpasan ini berada di Desa Sukoharjo, Dadirejo, Sukokulon, Jimbaran, dan Bumirejo,” terangnya.David menjelaskan bahwa banjir yang terjadi merupakan banjir limpasan dan diperkirakan akan surut dalam waktu cepat.“Kemungkinan sekitar 1 sampai 2 jam sudah mulai surut,” ujarnya.Terkait kondisi terparah, David menyebut Desa Jimbaran menjadi lokasi yang paling terdampak.“Kalau kita stay di sini, yang paling parah ya Jimbaran ini. Ada beberapa rumah yang kemasukan air, tapi tidak signifikan sampai harus dilakukan evakuasi. Ketinggian hanya sekitar 10–20 cm di dalam rumah,” tambahnya.Hingga berita ini diturunkan, petugas dan relawan masih memantau perkembangan banjir di sejumlah titik dan melakukan pengecekan lanjutan di desa-desa terdampak.
(prf/ega)
Banjir Bandang Terjang Sejumlah Desa di Pati, Air Capai 80 Sentimeter
2026-01-12 03:41:33
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:57
| 2026-01-12 03:16
| 2026-01-12 01:58










































