– Wisatawan yang memiliki rencana perjalanan ke Jepang diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul gempa berkekuatan Magnitudo 7,5 yang melanda wilayah utara negara tersebut, khususnya di lepas pantai Prefektur Aomori, pada Senin pukul 23.15 waktu setempat.Meskipun peringatan tsunami sudah dicabut dan dilaporkan tidak ada kerusakan besar di kawasan wisata utama, Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan bahwa potensi gempa susulan yang kuat masih tinggi.Meksi begitu, pemerintah dan otoritas lokal telah menegaskan bahwa layanan publik dan transportasi, termasuk kereta dan bandara, sebagian besar sudah kembali normal dan kunjungan ke wilayah lain di Jepang relatif dapat dianggap aman, melansir situs resmi pemerintah Jnto.go.jp.Baca juga: Imbas Ramalan Manga Gempa Jepang 5 Juli, Penerbangan Hong Kong ke Jepang DibatalkanMelansir dari The Independent, gempa jepang utama berpusat sekitar 50 mil dari pantai Aomori, yang terletak di ujung utara Pulau Honshu.JMA mengingatkan adanya kemungkinan gempa yang lebih besar lagi atau mega-quake dalam beberapa hari ke depan, terutama di area yang telah mengalami guncangan kuat.Kementerian Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan Inggris (FCDO) juga mengeluarkan imbauan serupa. “Badan Meteorologi Jepang memperingatkan kemungkinan gempa susulan besar selama 7 hari ke depan. Harap ikuti arahan otoritas setempat," jelas FCDO, dikutip dari The Independent.Wilayah pesisir dari Hokkaido hingga Prefektur Chiba termasuk dalam area yang memerlukan kewaspadaan tinggi.Baca juga: Gempa 7,6 Guncang Jepang, KBRI Keluarkan Imbauan untuk WNIBagi wisatawan yang berada atau berencana menuju wilayah-wilayah ini, FCDO menyarankan untuk:Pemerintah Jepang juga mengimbau warga untuk memeriksa jalur evakuasi, mengamankan perabotan, dan menyiapkan persediaan darurat (makanan, air, dan toilet portabel).Meskipun operasional transportasi, khususnya penerbangan di Bandara New Chitose, Hokkaido, dilaporkan sebagian besar telah kembali normal setelah sempat terjadi pembatalan, wisatawan diminta siap menghadapi kemungkinan penundaan atau pembatalan mendadak jika terjadi gempa susulan.Terkait kebijakan pembatalan liburan, FCDO tidak mengeluarkan larangan perjalanan ke Jepang.Baca juga: Telur Setengah Matang Sempurna ala Restoran Ramen, Ini Cara BikinnyaHal ini memiliki konsekuensi penting bagi wisatawan, yakni:Wisatawan disarankan untuk menghubungi penyedia paket liburan atau maskapai terkait ketentuan pembatalan dan penundaan yang berlaku.
(prf/ega)
Seberapa Aman Wisata ke Jepang Saat Ini Pasca Gempa 7,5 Magnitudo?
2026-01-11 22:46:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:03
| 2026-01-11 23:02
| 2026-01-11 22:37
| 2026-01-11 22:29
| 2026-01-11 22:29










































