ACEH TAMIANG, - Tim 6x6 Xtrim Indonesia menembus medan ekstrem di kawasan Aceh Tamiang demi menjangkau wilayah terdampak banjir bandang yang terisolasi. Perjalanan melintasi hutan sawit dengan jalur berlumpur, tumpukan batang kayu, serta akses yang nyaris hilang akibat terjangan air menjadi tantangan tersendiri dalam misi kemanusiaan tersebut.Dalam dokumentasi yang dibagikan melalui media sosial, terlihat kendaraan offroad berban besar harus bekerja ekstra. Log kayu disusun ulang, winch ditarik, dan kendaraan dipaksa melaju perlahan demi membuka akses menuju Desa Pematang Durian untuk menyalurkan bantuan.Di tengah beratnya medan, para relawan tetap menunjukkan semangat kebersamaan. Warga sekitar turut membantu proses evakuasi dan pembukaan jalur, memperlihatkan kolaborasi antara relawan offroad dan masyarakat di lokasi bencana.Baca juga: Merawat Daihatsu Terios: Tetap Prima Usia 17 TahunHumas Pengurus Pusat Indonesia Off-Road Federation (PP-IOF), Tunggul Birawa, menegaskan bahwa keterlibatan komunitas offroad dalam misi kemanusiaan bukanlah hal baru.Menurut dia, IOF memiliki departemen khusus yang menangani urusan sosial dan kebencanaan.“Di IOF ada Departemen 4 yang memang fokus pada sosial dan kebencanaan. Kami juga bekerja sama dengan Basarnas dan BNPB untuk penanganan bencana,” ujar Tunggul kepada Kompas.com, Senin .Ia menjelaskan, sejak lama komunitas offroad dikenal cepat bergerak saat bencana terjadi. Bahkan dalam sejumlah kondisi, relawan offroad sudah lebih dulu turun ke lapangan, terutama ke lokasi-lokasi yang sulit dijangkau kendaraan biasa.Tangkapan Layar Instagram Tim offroad 6x6 menembus medan ekstrem Aceh Tamiang, IOF menegaskan offroad berperan penting dalam misi kemanusiaan.
(prf/ega)
Kendaraan Offroad Jadi Andalan Tembus Medan Bencana di Aceh
2026-01-12 07:43:17
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 08:18
| 2026-01-12 06:30
| 2026-01-12 06:06
| 2026-01-12 05:58
| 2026-01-12 05:58










































