PHE OSES Optimalkan Pemanfaatan Gas Suar, Genjot Keandalan Energi

2026-01-12 11:52:02
PHE OSES Optimalkan Pemanfaatan Gas Suar, Genjot Keandalan Energi
JAKARTA, — Upaya pengurangan emisi di sektor hulu migas terus diperkuat Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES) melalui rangkaian inovasi teknis dalam mengelola gas suar (flaring).Langkah ini tidak hanya menekan pelepasan emisi karbon, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasi serta keandalan pasokan energi.PHE OSES mengembangkan dua program utama, yakni integrasi pemanfaatan gas suar (flare recovery) serta efisiensi energi melalui inisiatif REnPII–ENERSYNC.Baca juga: Kuartal III 2025, Pertamina Hulu Energi Catat Produksi Migas 1,03 Juta Barrel per HariDOK. PHE Pertamina Hulu Energi.Kedua langkah tersebut dikembangkan lintas fungsi oleh tim Production Operations (PO), Power & Gas Pabelokan Island (PGPI), dan Health, Safety, Security & Environment (HSSE).Program flare recovery diterapkan di Anjungan Widuri, Anjungan Rama, dan fasilitas South Business Unit di Pulau Pabelokan.Di Anjungan Widuri, gas suar bertekanan rendah dikompresi dan kembali dimanfaatkan sebagai fuel gas. Sementara di Anjungan Rama, gas suar dari Rama-P ditarik menuju Rama-H menggunakan kombinasi kompresor dan ejector.Di Pabelokan, gas suar dialirkan ke sistem pembangkit listrik untuk menekan pembakaran gas suar sekaligus mengurangi emisi karbon dioksida.Baca juga: Produksi Migas Pertamina Hulu Energi 1,04 Juta Barrel Per Hari hingga Agustus 2025Seluruh implementasi dilakukan tanpa menghentikan produksi, serta membutuhkan adaptasi teknis pada fasilitas yang telah beroperasi puluhan tahun.Program efisiensi energi REnPII–ENERSYNC berfokus pada peningkatan performa pembangkit melalui optimalisasi konfigurasi, sinkronisasi, serta distribusi beban Gas Turbine Generator (GTG).


(prf/ega)