KPK Panggil 3 Kepala Distrik Saksi Kasus Dana Operasional Papua

2026-02-07 04:20:05
KPK Panggil 3 Kepala Distrik Saksi Kasus Dana Operasional Papua
JAKARTA, - KPK memanggil tiga kepala distrik untuk menjadi saksi kasus dugaan suap dana penunjang operasional Papua.“Pemeriksaan bertempat di Polda Papua atas nama YCS selaku Kepala Distrik Sentani Barat, MGD selaku Kepala Distrik Sentani, dan ESL selaku Kepala Distrik Sentani Timur,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Kamis .Baca juga: KPK Periksa Pramugari, Gali Keterangan Korupsi Dana Operasional PapuaBerdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA, sejumlah saksi tersebut adalah Kepala Distrik Sentani Barat Yance Samonsabra (YCS), Kepala Distrik Sentani Margaretha Debby (MGD), dan Kepala Distrik Sentani Timur Eslie Suangbubaro (ESL).Selain itu, Budi mengatakan KPK memanggil lima orang lainnya untuk menjadi saksi kasus tersebut, yakni ORP selaku Relationship Manager Credit Remedial Bank Papua, dan GGS selaku aparatur sipil negara (ASN) atau Fungsional Pengadaan pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Papua.Baca juga: KPK Panggil Pramugari RDG Airlines Jadi Saksi Kasus Dana Operasional PapuaKemudian ARS selaku wiraswasta, WLD selaku Asisten Manajer Monitoring dan Pelaporan Bank Papua, serta RYS selaku Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Pertanahan Kota Jayapura, Papua.Sebelumnya, pada 11 Juni 2025, KPK mengungkapkan kerugian kasus yang berkaitan dengan dugaan suap dana penunjang operasional, serta program peningkatan pelayanan kedinasan kepala dan wakil kepala daerah Pemerintah Provinsi Papua tahun 2020–2022.Kerugian keuangan negara akibat kasus tersebut adalah sebesar Rp 1,2 triliun.KPK juga mengungkapkan bahwa tersangka kasus tersebut adalah mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu Kepala Daerah Provinsi Papua Dius Enumbi, dan mantan Gubernur Papua Lukas Enembe.Akan tetapi, status tersangka Lukas Enembe gugur setelah yang bersangkutan meninggal dunia pada 26 Desember 2023.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-02-07 03:24