Konser Penyanyi One Piece di Shanghai Mendadak Dihentikan, Ayumi Hamasaki Juga Alami Nasib Serupa

2026-01-12 00:22:53
Konser Penyanyi One Piece di Shanghai Mendadak Dihentikan, Ayumi Hamasaki Juga Alami Nasib Serupa
- Otsuki Maki, penyanyi Jepang yang lagu-lagunya ditampilkan dalam anime populer One Piece terpaksa menghentikan penampilannya di Shanghai pada 28 November 2025.Sebuah video di media sosial menunjukkan Otsuki sedang bernyanyi di atas panggung Bandai Namco Festival 2025, sebelum lampu tiba-tiba dimatikan dan musik berhenti.Dua anggota staf, yang diduga panitia acara, bergegas ke atas panggung dan berbicara kepada Otsuki. Ia tampak terkejut sebelum mengikuti staf tersebut keluar panggung.Manajemennya memposting pernyataan di situs web mereka pada 29 November bahwa ia harus "tiba-tiba berhenti tampil karena keadaan yang tidak dapat dihindari".Baca juga: Anime One Piece Hanya Rilis 26 Episode Mulai 2026Penampilannya pada 29 November juga telah dibatalkan karena alasan yang sama, tambahnya.Pihak penyelenggara juga mengumumkan melalui WeChat, platform media sosial China tentang pembatalan acara yang seharusnya berlangsung selama tiga hari itu.Perselisihan diplomatik Jepang dan China turut berdampak pada penampilan Otsuki dan sejumlah penyanyi lainnya.Selain Otsuki, grup idola gadis populer Jepang Momoiro Clover Z, yang dijadwalkan tampil di acara yang sama Sabtu, juga terkena dampak.Baca juga: 10 Anime Terpopuler Jepang Tahun 2025Artis dan pertunjukan lain yang terpaksa membatalkan pertunjukan di China termasuk penyanyi pop Ayumi Hamasaki, pianis jazz Hiromi Uehara serta musikal Pretty Guardian Sailor Moon yang dijadwalkan dipentaskan di Hangzhou dan Beijing, juga tiba-tiba dihentikan."Saya masih sangat percaya bahwa hiburan seharusnya menjadi jembatan yang menghubungkan kita, dan bahwa saya harus menjadi pencipta jembatan itu," tulis Hamasaki di Instagram-nya. Ayumi menulis pesan itu setelah pembatalan tur Shanghai-nya diumumkan pada hari Jumat, tepat sehari sebelum jadwal penampilannya.Menurut NHK, persiapan akhir untuk konser tersebut sedang berlangsung ketika penyelenggara konser di China tiba-tiba meminta pembatalan pertunjukan pada Jumat pagi.Hubungan antara Beijing dan Tokyo memburuk bulan ini menyusul pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang menyatakan Tokyo akan melakukan intervensi militer dalam serangan apa pun terhadap Taiwan.


(prf/ega)