Sambagi Liga Muslim Dunia, Muzani Gerindra Beberkan Kekuatan Indonesia: Perbedaan Adalah Energi

2026-01-31 17:25:52
Sambagi Liga Muslim Dunia, Muzani Gerindra Beberkan Kekuatan Indonesia: Perbedaan Adalah Energi
Jakarta Ketua MPR Ahmad Muzani membeberkan kekuatan Indonesia dalam menjaga persatuan dalam keberagaman saat menyambangi kantor Liga Muslim Dunia di Mekkah, Arab Saudi."Perbedaan bagi kita adalah energi untuk menjaga kekuatan Indonesia sebagai negara persatuan," kata dia seperti dilansir dari Antara, Selasa .Di hadapan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Liga Muslim Dunia adalah Syekh Dr Muhammad bin Abdul Karim al-Issa, Politikus Gerindra ini mengatakan para pemimpin harus melihat perbedaan sebagai kekuatan untuk menjaga persatuan, bukan justru menjadi perpecahan.AdvertisementKarena itu, saat mengetahui peluncuran platform digital yang diinisiasi oleh Liga Muslim Dunia, dia menyambut baik terlebih di era digital ini. Dia berharap platform Liga Muslim yang akan diluncurkan Kamis bisa bermanfaat.Muzani mengaku memiliki tugas untuk menjaga harmoni antar masyarakat yang beragam dalam NKRI. Di mana, saat bulan Ramadan tiba, masyarakat Indonesia harus bisa menghormati orang yang berpuasa maupun tidak berpuasa."Sekarang di Indonesia kami menjalankan prinsip-prinsip keyakinan agama, sama sekali tidak ada halangan, dan negara memiliki fasilitas berbagai macam support undang-undang legalitas terhadap kebebasan menjalankan keyakinan agama," ungkap dia.Di sisi lain,Muzani menyampaikan bahwa Indonesia siap menyambut kunjungan Sekjen Liga Muslim Dunia ke Jakarta pada awal Desember mendatang. Menurut dia, Presiden Prabowo juga siap menerima kunjungan Dr Muhammad bin Abdul Karim al-Issa. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-31 16:38