Benarkah Colokan dan Stopkontak Longgar Bisa Sebabkan Kebakaran? Ini Kata Dosen Elektro

2026-01-12 16:03:47
Benarkah Colokan dan Stopkontak Longgar Bisa Sebabkan Kebakaran? Ini Kata Dosen Elektro
- Sebuah unggahan di media sosial Instagram menyebutkan bahwa stopkontak atau colokan yang longgar dapat berpotensi menimbulkan kebakaran. "Colokan longgar di rumah? hati-hati bisa kebakaran. Waktu colokan longgar itu logam dari colokan dan logam dari stopkontaknya itu nggak nempel, tapi jaraknya dekat banget, makanya bisa goyang-goyang. Jarak dekat ini yang bisa menimbulkan listrik lompat dan menimbulkan percikan api," tulis akun @dix

**** pada Minggu . Stopkontak dan colokan merupakan salah satu alat yang umum digunakan sehari-hari di dalam rumah. Meski begitu, potensi timbulnya kebakaran tentu dapat menimbulkan rasa cemas dan khawatir.Lantas, benarkah colokan dan stop kontak yang longgar dapat berpotensi menimbulkan kebakaran?Baca juga: Harga Token Listrik untuk Seluruh Pelanggan yang Berlaku pada 15-21 Desember 2025Dosen Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (FT UNY), Toto Sukisno membenarkan bahwa colokan dan stopkontak yang longgar bisa berpotensi menimbulkan kebakaran. Ia menjelaskan hal itu bisa terjadi karena adanya hambatan berlebih pada titik longgar yang dapat mengakibatkan panas."Betul, colokan longgar mengakibatkan panas pada titik yang longgar, mengapa? Karena saat longgar artinya ada hambatan berlebih yang mengakibatkan panas, ibarat orang ketika ada komunikasi yang tersumbat pasti berdampak miskomunikasi," jelas Toto ketika dihubungi Kompas.com pada Senin . Dosen Prodi Teknik Elektro Fakultas Teknik Univeritas Kristen Indonesia (UKI), Susilo, MT., CHRMA juga mengatakan stopkontak dan sakelar yang longgar bisa menimbulkan korsleting listrik, kesetrum, dan kebakaran. "Stopkontak yang longgar ini bisa menimbulkan bunga api ketika mencolokkan peralatan ke stopkontak. Risiko ini bisa menimbulkan kesetrum dan kebakaran di rumah," tambah Susilo.  Bahkan, tak hanya stopkontak yang longgar. Stopkontak yang retak dan casing sudah terbuka pun juga berisiko sama. "Sebaiknya, tidak lagi digunakan karena berisiko korselting listrik dan kebakaran," tambah Susilo, dilansir dari Kompas.com, Senin.Baca juga: Cek Rincian Tarif Listrik Rumah Tangga Periode 15–21 Desember 2025Lebih lanjut, Susilo mengatakan, stopkontak yang longgar menjadi salah satu ciri usia pemakaian yang sudah lama.Meski begitu, usia pakai stopkontak dan sakelar tetap bergantung pada sejumlah faktor, seperti kualitas produk, harga, kondisi lingkungan, serta intensitas pemakaian," jelasnya.Ia menyarankan untuk selalu memeriksa kondisi stopkontak, baik stopkontak yang menempel di dinding maupun stopkontak ekstensi.Menurutnya penting untuk memilih sakelar dan stopkontak berstandar SNI serta yang direkomendasikan oleh PLN.Sementara itu, Toto menyarankan jika ingin mengecilkan lubang stopkontak, dapat dilakukan dengan menggunakan tang. "Caranya lepas dulu kotak kontaknya, kemudian dicek lubangnya, kalau masih memungkinkan kondisinya, persempit lubangnya dengan tang," pungkas Toto.Baca juga: Rincian Tarif Listrik PLN 15–21 Desember 2025 untuk Semua Golongan Pelanggan(Sumber: Kompas.com/Esra Dopita Maret)


(prf/ega)